Pembeli tiket Formula E Jakarta disebut didominasi oleh warga negara asing (WNA). Dari total tiket yang terjual, 69,7 persen pembeli di antaranya berstatus WNA, lalu 21,2 persen merupakan WNI, dan 9,1 persen sisanya lain-lain.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 20 Mei 2022 - 10:46 WIB
WowKeren - Tiket VIP ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta dilaporkan ludes terjual menjelang perhelatan pada 4 Juni 2022 mendatang. Sementara tiket VVIP dengan kapasitas 1.500 kursi masih tersisa sekitar 50 persen, dan tiket grandstand dengan kapasitas 10 ribu kursi juga terjual lebih dari 60 persen.
Pembeli tiket Formula E Jakarta disebut didominasi oleh warga negara asing (WNA). Dari total tiket yang terjual, 69,7 persen pembeli di antaranya berstatus WNA, lalu 21,2 persen merupakan WNI, dan 9,1 persen sisanya lain-lain.
WNA yang membeli tiket Formula E Jakarta berasal dari sejumlah negara di berbagai belahan dunia. WN Jepang dan Australia memiliki persentase terbesar sebagai pembeli tiket Formula E, yakni masing-masing 9,1 persen dari total penjualan tiket.
Lalu disusul oleh WN Italia, Filipina, India, Britania Raya, dan Amerika Serikat dengan persentase masing-masing 6,1 persen dari total penjualan tiket. Dan WN Guatemala, Argentina, Malaysia, Turki, Tunisia, Polandia, serta Norwegia dengan persentase 3 persen.
Meski begitu, persiapan lokasi balapan disebut masih belum mencapai 100 persen hingga saat ini. Panitia Formula E Jakarta, Irawan Sucahyono, mengungkapkan bahwa fasilitas pendukung masih perlu disempurnakan di berbagai sisi. Contohnya adalah tempat duduk atau tribun penonton yang dipercepat pengerjaannya. Diketahui, tribun di area timur sirkuit sudah jadi, sedangkan tribun di sisi utara dan sisi barat sirkuit masih dalam tahap pengerjaan.
Sedangkan persiapan lain seperti paddock masih menunggu karena ada beberapa alat yang masih berada di luar negeri. Alat-alat tersebut sedang dalam proses pengiriman usai digunakan di Berlin pada 16 Mei 2022 lalu.
Sementara itu, ajang Formula E Jakarta disebut telah memiliki sponsor dari berbagai perusahaan. Menurut Managing Director Formula E Jakarta Gunung Kartiko, sponsor ajang balap tersebut berasal dari beragam sektor industri. Di antaranya adalah dari bank lokal, bank swasta, dan perusahaan digital.
"Alhamdulillah sponsorship sudah ada beberapa, cukup banyak. Dari sisi industri, saya bisa sampaikan bahwa cukup beragam yang menjadi sponsor kami," tutur Gunung. "(Ada) electricity company, FnB (food and beverage) ada juga beberapa, kami juga ada perhotelan, kemudian dari sisi kesehatan ada, telco company, dan otomotif."
Meski begitu, Gunung belum bisa mengungkapkan secara detail nama perusahaan dan bentuk sponsorship untuk ajang Formula E tersebut. Menurut Gunung, pihaknya akan memberikan update terkait pekan depan.
"Detailnya seperti apa kami akan sampaikan dalam waktu terpisah karena dalam beberapa saat masih ada yang akan kami tanda tangan kontrak lagi," tukasnya. "Jadi insya Allah akan kami update minggu depan, tapi bisa kami sampaikan bahwa ini adalah industri yang sudah melakukan sponsorship dengan kami."
(wk/Bert)