Thailand Amankan Pasokan Vaksin Cacar Monyet Dari WHO Demi Tingkatkan Kekebalan
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Wabah cacar monyet saat ini tengah menjadi kewaspadaan tersendiri bagi negara di dunia. Maka dari itu, Thailand berupaya mengamankan pasokan vaksin cacar dari WHO.

WowKeren - Belakangan ini masyarakat dunia menyoroti merebaknya wabah cacar monyet. Sebagaimana diketahui, cacar monyet sendiri merupakan penyakit endemik di negara Afrika.

Namun belakangan ini, cacar monyet telah dilaporkan ditemukan di negara Eropa dan Amerika. Dalam mengantisipasi terjadi penyebaran hingga pandemi, pemerintah Thailand lantas berupaya mengamankan pasokan vaksin cacar monyet dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Melansir Bangkok Post, Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kekebalan masyarakat jika terjadi wabah virus cacar monyet. Meski Thailand hingga kini belum mencatat atau mendeteksi kasus infeksi cacar monyet, namun peningkatan jumlah kedatangan asing di negara tersebut akan meningkatkan risiko penularan.

Anutin kemudian mengajukan permintaan pada 5 Mei dalam diskusi dengan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di sela-sela Majelis Kesehatan Dunia ke-75 di Jenewa.


Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Prof Dr Somsak Lolekha selaku Ketua Royal College of Paediatricians of Thailand dan Peadiatric Society of Thailand, mengatakan bahwa cacar monyet tidak akan menjadi risiko kesehatan masyarakat utama di kerajaan karena sebagian besar penduduk telah divaksinasi terhadap cacar.

Sementara menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dalam studi sebelumnya dari Afrika, menunjukkan bahwa vaksin cacar setidaknya 85 persen efektif melawan cacar monyet atau monkeypox. "Kekebalan yang ditimbulkan oleh vaksin cacar dapat bertahan hingga 80 tahun setelah vaksinasi," tutur Prof Dr Somsak, dilansir pada Jumat (27/5).

Terlepas dari manfaatnya sendiri, Thailand sebelumnya telah menghentikan pemberian vaksin secara massal setelah WHO menyatakan penyakit tersebut diberantas pada tahun 1980 silam.

Pasalnya, vaksin yang dilemahkan secara hidup, seperti suntikan cacar, telah diketahui menyebabkan efek samping yang parah, bahkan mematikan, terutama di kalangan mereka yang kekebalannya terganggu.

Maka dari itu, Somsak mengatakan bahwa Thailand tidak perlu menimbun vaksin cacar monyet, mengutip rekomendasi yang dikeluarkan bersama oleh lima organisasi medis lainnya. Hingga saat ini, Thailand diketahui belum mendeteksi adanya kasus cacar monyet.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts