Ukuran tanaman yang ditemukan di Australia Barat itu membentang seluas 200 km persegi atau sekitar 20.000 lapangan rugby, atau sekitar tiga kali ukuran Pulau Manhattan.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 01 Juni 2022 - 14:44 WIB
WowKeren - Para ilmuwan telah menemukan sebuah tanaman raksasa yang hidup di bawah air. Dengan menggunakan pengujian genetik, mereka telah mengidentifikasi bahwa padang rumput laut yang besar di Australia Barat ternyata adalah satu tanaman.
Sebuah benih yang berasal dari dua spesies lamun yang berbeda muncul di sebuah tempat yang mendukungnya untuk tumbuh di Shark Bay, tak jauh dari pantai barat Australia. Benih ini kemudian tumbuh tanpa terjamah tangan-tangan manusia yang mengganggu, hingga menjadi apa yang sekarang diyakini sebagai tanaman terbesar di muka Bumi.
Ukurannya membentang seluas 200 km persegi atau sekitar 20.000 lapangan rugby, atau sekitar tiga kali ukuran Pulau Manhattan. Spesies bernama Posidonia australis juga dikenal sebagai gulma bola serat atau gulma pita yang umumnya ditemukan di sepanjang garis pantai selatan Australia. Namun, ketika para ilmuwan mulai mencari perbedaan genetik pada gulma pita di seberang teluk, mereka menemukan sebuah teka-teki.
Dari sampel yang diperoleh di lokasi yang terpisah sejauh 180 kilometer menunjukkan bahwa tidak ada banyak spesimen Posidonia australis, tetapi satu tanaman. Dr Martin Breed, ahli ekologi di Flinders University, mengakui bahwa timnya benar-benar dibuat bingung. "Kami berpikir 'apa yang terjadi di sini?' Kami benar-benar bingung," ujarnya.
Mahasiswa peneliti Jane Edgeloe, dari University of Western Australia (UWA), mengatakan sekitar 18.000 penanda genetik diperiksa saat mereka mencari variasi spesies yang mungkin membantu mereka memilih spesimen untuk digunakan dalam proyek restorasi. Namun mereka justru menemukan bahwa tanaman yang sama telah menyebar menggunakan rimpang.
Tanaman tunggal tersebut telah menyebar seperti padang rumput yang menjadi habitat bagi beragam spesies laut seperti penyu, lumba-lumba, duyung, kepiting, dan ikan. "Lapangan rumput pita seluas 200 km persegi yang ada tampaknya telah berkembang dari satu bibit yang berkoloni," ujarnya.
Rimpang gulma pita dapat tumbuh hingga 35cm per tahun. Ilmuwan memperkirakan tanaman itu membutuhkan setidaknya 4.500 tahun untuk menyebar sejauh itu. Tumbuhan itu telah membentuk padang rumput besar dan lebat yang di beberapa daerah terbentang sejauh mata memandang ke segala arah.
(wk/zodi)