Bocah laki-laki itu menemukan pistol dari tas yang ditinggalkan ayahnya di lantai dan segera menembak ayahnya dari belakang saat dia asyik bermain video game.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Juni 2022 - 13:35 WIB
WowKeren - Sebuah insiden memilukan terkait senjata lagi-lagi terjadi. Seorang anak laki-laki berusia dua tahun di Florida secara tidak sengaja menembak dan membunuh ayahnya.
Insiden itu terjadi usai orang tuanya meninggalkan pistol yang diisi tanpa pengawasan, sebagaimana dikatakan oleh pihak berwenang setempat pada Senin (6/6). Petugas polisi yang menerima panggilan darurat 911 segera meluncur ke tempat kejadian.
Saat mereka tiba di rumah korban di dekat Orlando pada 26 Mei, mereka menemukan ibu anak itu, Marie Ayala, memberikan CPR kepada suaminya, Reggie Mabry. Pria itu pun segera dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawanya tak tertolong, dia meninggal tak lama kemudian setelah sampai di sana.
Awalnya, penegakan hukum percaya bahwa Mabry yang berusia 26 tahun itu telah menembak dirinya sendiri. Namun, anak tertua dari pasangan itu yang memiliki tiga orang anak, mengatakan kepada penyelidik bahwa pelatuknya ditarik oleh saudara laki-lakinya yang berusia dua tahun, sebagaimana dikatakan oleh Sheriff Orange County John Mina.
Adapun bocah laki-laki itu menemukan pistol dari tas yang ditinggalkan Mabry di lantai. Bocah yang menemukan pistol itu segera menembak ayahnya dari belakang saat dia bermain video game di komputer, kata dokumen pengadilan.
Lima anggota keluarga berada di ruangan yang sama pada saat kejadian termasuk seorang bayi berusia lima bulan. Sheriff mengatakan jika kedua orang tua itu dibebaskan bersyarat setelah beberapa pelanggaran pengabaian anak dan penggunaan narkoba. "Pemilik senjata api yang tidak mengamankan senjata api mereka hanya berjarak sepersekian detik dari salah satu tragedi yang terjadi di rumah mereka," kata Mina.
Tragedi semacam itu berpotensi akan menjadi kenangan buruk. Anak-anak kecil itu harus kehilangan orang tua mereka mengingat sang ibu harus menjalani hukuman penjara.
"Sekarang anak-anak kecil ini secara efektif kehilangan kedua orang tua mereka," katanya melanjutkan. "Ayah mereka sudah meninggal. Ibu mereka dipenjara, dan seorang anak kecil harus menjalani hidup mereka mengetahui bahwa dia telah menembak ayahnya."
(wk/zodi)