Penghancuran Rumah Milik Pembunuh Berantai Dutroux 'House of Horror' di Belgia Dimulai
Dunia

'House of Horror' milik pembunuh berantai di Belgia, Marc Dutroux, telah dihancurkan. Penghancuran dan pembongkaran itu bertujuan untuk pembangunan taman peringatan.

WowKeren - Penghancuran properti Belgia di mana Marc Dutroux, salah satu pembunuh berantai paling terkenal dalam sejarah, dimulai kemarin, Selasa (7/6). Marc merupakan pembunuh berantai gadis-gadis muda di masanya. Project penghancuran tersebut untuk memberi jalan bagi peringatan korban pedofilia.

Dikenal sebagai "House of Horror", kumpulan bangunan kumuh di kota Charleroi adalah tempat Dutroux ditangkap pada Agustus 1996 silam. Setelah seorang anak berusia 14 tahun hilang dan ditemukan hidup meringkuk di ruang bawah tanah bersama dengan seorang gadis berusia 12 tahun. .

Penyelidikan terhadap kejahatan pedofilia terburuk Belgia juga menetapkan bahwa dua gadis delapan tahun ditemukan mati kelaparan pada hari berikutnya. mereka ditemukan di kediaman lain milik Dutroux yang sebelumnya ditahan di properti tersebut, di distrik Marcinelle di kota itu. Keduanya, Julie dan Melissa, telah diculik pada Juni 1995, 14 bulan sebelum penemuan mayat mereka.

Kejutan publik berubah menjadi kemarahan karena ternyata polisi telah melewatkan serangkaian petunjuk. Dutrouxnyatanya juga telah dibebaskan dari penjara pada tahun 1992 setelah menjalani hanya tiga tahun dari hukuman 13 tahun untuk penculikan dan pemerkosaan lima gadis.


Para pejabat mengatakan tujuan pembongkaran adalah untuk membangun "taman peringatan" di tempat blok rumah yang menjadi terkenal di seluruh negeri. Tugu peringatan telah dirancang dengan berkonsultasi dengan orang tua Julie dan Melissa.

Perencana tata kota, Arthur Hardy, mengatakan taman akan dibangun di atas lempengan beton yang akan melestarikan ruang bawah tanah asli properti di bawah. “Ini memberikan kemungkinan di masa depan untuk mengakses gudang bawah tanah ini,” katanya.

Beberapa keluarga korban menganggap bahwa pertanyaan penting dalam kasus ini tetap tidak terjawab dan meminta agar ruang bawah tanah dibiarkan utuh untuk penyelidikan potensial di masa depan.

Dihukum pada tahun 2004 dengan hukuman penjara seumur hidup, Dutroux, hari ini berusia 65 tahun. Ia dinyatakan bersalah karena telah menculik, mengurung dan memperkosa enam gadis dan wanita muda pada tahun 1995-1996.

Hanya dua dari mereka, Sabine dan Laetitia yang selamat. Mereka ditemukan terkurung di properti Marcinelle sehari setelah penangkapannya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait