Warga AS yang Terinfeksi Cacar Monyet Ini Nekat Kabur Dari Rumah Sakit di Meksiko
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Pria berusia 48 tahun asal Texas itu melarikan diri dari rumah sakit di Puerto Vallarta di pantai Pasifik Meksiko meski telah diberitahu oleh staf medis bahwa ia harus diuji untuk cacar monyet dan diisolasi.

WowKeren - Seorang warga Amerika Serikat (AS) dilaporkan kabur dari rumah sakit di resor Meksiko dan melarikan diri dari negara itu. Pria berusia 48 tahun asal Texas itu melarikan diri dari rumah sakit di Puerto Vallarta di pantai Pasifik Meksiko meski telah diberitahu oleh staf medis bahwa ia harus diuji untuk cacar monyet dan diisolasi.

Ketika tiba di rumah sakit, pasien itu memiliki gejala batuk, kedinginan, nyeri otot dan lesi seperti pustula di wajah, leher, dan batang tubuhnya. Aksi kaburnya pasien tersebut terjadi pekan lalu.

Setelah kabur dari rumah sakit, pria tersebut kemudian pergi ke hotel tempat dia menginap bersama rekannya. Ia lalu mengejar penerbangan dari Puerto Vallarta pada 4 Juni 2022.

Pada 6 Juni 2022, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengkonfirmasi kepada pihak berwenang Meksiko bahwa pria itu telah kembali ke AS. Pria tersebut juga telah dikonfirmasi menderita cacar monyet berdasarkan hasil tesnya.



Diketahui, pria tersebut sempat berada di Berlin, Jerman, antara 12 hingga 16 Mei 2022. Ia tiba di Puerto Vallarta pada 27 Mei 2022.

Selama tinggal di Meksiko, pria tersebut menghadiri pesta di Mantamar Beach Club di kota resor Jalisco. Pejabat kesehatan mendesak siapa pun yang menghadiri klub tersebut antara 27 Mei hingga 4 Juni untuk memantau kesehatan mereka.

Di sisi lain, AS telah melaporkan total 40 kasus cacar monyet per Rabu (8/6) kemarin. CDC menyatakan bahwa masih belum jelas bagaimana orang terkena cacar monyet, tetapi data awal menunjukkan bahwa gay, biseksual, dan laki-laki lain yang berhubungan seks dengan laki-laki merupakan jumlah kasus yang tinggi.

Meski demikian, siapa pun yang melakukan kontak dekat dengan kasus cacar monyet memiliki risiko terinfeksi. Oleh sebab itu, CDC mendesak penyedia layanan kesehatan di AS untuk waspada terhadap pasien yang memiliki penyakit ruam yang diduga gejala cacar monyet, terlepas dari apakah mereka memiliki perjalanan atau faktor risiko spesifik untuk cacar monyet dan terlepas dari jenis kelamin atau orientasi seksual.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts