Ratusan Anggota Khilafatul Muslimin Bekasi Akan Deklarasi Setia Pada Pancasila Karena Alasan Ini
Nasional

Deklarasi tersebut akan digelar di Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah, Bekasi Selatan, pada Senin (20/6) siang ini. Rencana deklarasi ini telah dikonfirmasi oleh Amir Khilafatul Muslimin Bekasi Raya, Abu Salma.

WowKeren - Khilafatul Muslimin Bekasi Raya akan mendeklarasikan diri setia pada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Deklarasi tersebut akan digelar di Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah, Bekasi Selatan, pada Senin (20/6) siang ini.

Rencana deklarasi ini telah dikonfirmasi oleh Amir Khilafatul Muslimin Bekasi Raya, Abu Salma. Deklarasi tersebut digelar karena pihaknya menghormati anjuran dari Pemkot Bekasi dan pihak kepolisian.

"Ya deklarasi nanti jam 14.00 WIB. Insya Allah saya langsung nanti yang membacakannya," tutur Abu Salma.

Menurut Abu Salma, deklarasi setia pada Pancasila dan NKRI tersebut akan diikuti oleh 100 hingga 200 jemaah Khilafatul Muslimin Bekasi Raya. Nantinya, acara deklarasi tersebut juga akan disaksikan oleh unsur Pemkot Bekasi, TNI, serta Polri.

"Dari pihak kita, pengurus pondok dan jemaah Khilafatul Muslimin kurang lebih 100-200 orang," ungkapnya.

Sebelumnya, muncul penolakan warga terhadap kehadiran Khilafatul Muslimin di wilayah Pekayon Jaya, Bekasi Selatan. Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya lantas menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap para pengurus Ponpes Ukhuwah Islamiyah yang terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin.


"Kita akan melakukan pembinaan. Ini bukan hanya tanggung jawab kecamatan saja, namun tanggung jawab warga bersama," jelas Karya pekan lalu.

Selain itu, Karya juga mengimbau para pengurus untuk mengubah nama pesantren dan memasang atribut negara. "Kita umbau untuk memasang Bendera Merah Putih di sana," ujarnya.

Karya juga akan membuat surat edaran sehingga warga yang datang dan hendak melaksanakan kegiatan di sekitar wilayah tersebut wajib lapor. "Ke depan, kita akan membuatkan surat edaran kepada masyarakat yang datang dan wajib melapor 1x24 jam. Jadi, kita bisa mengetahui kegiatan apa saja yang ada di sana," tukasnya.

Di sisi lain, empat anggota Khilafatul Muslimin dikabarkan telah menyatakan keluar dari keanggotaan dan kembali setia ke NKRI. Pernyataan tersebut dibuat di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang pada Minggu (19/6).

"Sikapnya diucapkan secara langsung sendiri-sendiri, bergantian dan bersama-sama dengan tegas menyatakan keluar dari keanggotaan Khilafatul Muslimin," tutur Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Banten, Amas Tadjuddin, Senin.

Menurut Amas, semua anggota Khilafatul Muslimin yang tingga di Kota Serang mengakui kekeliruan telah bergabung dengan organisasi tersebut. "Pada bagian akhir, mereka menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," jelasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait