Harga Bahan Bakar Melonjak, Thailand Sarankan Warganya Pakai Kompor Arang
Commons Wikimedia/Takeaway
Dunia

Solusi itu ditawarkan lewat unggahan media sosial. Pada Selasa (21/6), halaman Facebook resmi departemen mengunggah gambar kompor, yang disertai dengan keterangan persuasif.

WowKeren - Harga bahan bakar yang terus naik menjadi masalah yang tengah dihadapi oleh masyarakat Thailand. Harga gas yang mahal membuat upaya memasak makanan menjadi kian sulit.

Namun, pemerintah Thailand menawarkan solusi baru untuk mengatasi kenaikan harga gas akhir-akhir ini. Departemen Pengembangan dan Efisiensi Energi Alternatif menyarankan masyarakat untuk menggunakan kompor arang jika gas untuk memasak terlalu mahal.

Solusi itu ditawarkan lewat unggahan media sosial. Pada Selasa (21/6), halaman Facebook resmi departemen mengunggah gambar kompor, yang disertai dengan keterangan persuasif.

Dalam unggahan itu, departemen negara mengklaim jika kompor arang bisa tahan lama. Selain bisa membantu untuk menghemat pengeluaran, kompor arang juga mampu menghasilkan panas yang lebih tinggi.



Namun, kompor dalam gambar adalah Tao Mana Satethi, yang diterjemahkan sebagai kompor jutawan. Ini dikembangkan oleh Kementerian Energi dan berbeda dari kompor yang dijual di pasar untuk konsumen. Memang, kompor itu mampu menghasilkan 29 persen lebih banyak panas daripada kompor biasa, yang mana itu juga akan membantu pada pengurangan tagihan energi konsumen sebesar 500 hingga 600 baht per tahun.

Tak pelak, postingan semacam ini menuai reaksi pedas dari netizen alih-alih disambut positif. Netizen menuding langkah promosi semacam itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pejabat.

"Ini adalah proyek taman kanak-kanak. Tolong lakukan sesuatu yang terlihat seperti pejabat pemerintah!" kata netizen. Komentar lain menyusul seperti, "Petugas dari Kementerian Energi harus mencobanya terlebih dahulu." lalu yang lain menyahut. "Haruskah aku pergi ke hutan dan mengambil beberapa batang kayu?"

Harga gas telah meningkat secara dramatis dari April hingga Juni tahun ini dan harga tabung gas 15 kilogram naik menjadi 363 baht dari 318 baht. Komite Administrasi Kebijakan Energi mengumumkan pada 15 Juni bahwa harga gas akan meningkat lebih lanjut mulai 1 Juli sebesar 1 baht per kilogram, dan tabung gas untuk memasak 15 kilogram akan dikenakan biaya 378 baht (Rp158 ribu).

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts