Punya Potensi dan Visual, Cara SM Promosikan Red Velvet Dikritik Kurang Maksimal
Instagram/redvelvet.smtown
Selebriti

Netizen mengungkapkan kekecewaannya dan menjelaskan bahwa sangat disayangkan Red Velvet tidak sering comeback karena potensi yang mereka miliki sebagai salah satu girl grup papan atas.

WowKeren - Red Velvet adalah salah satu girl grup papan atas di Korea Selatan. Namun netizen menyayangkan bahwa grup beranggotakan lima orang itu dinilai kurang dipromosikan dengan baik oleh SM Entertainment.

Segera setelah melakukan debut mereka dengan SM Entertainment pada tahun 2014, Red Velvet secara konsisten mengumpulkan banyak perhatian dengan konsep yang berbeda.

Secara khusus, Red Velvet telah menerima banyak cinta untuk konsep dongeng gelap mereka, bersama dengan konsep musim panas bertema buah-buahan. Meskipun tidak sering comeback, setiap album Red Velvet memperoleh banyak kesuksesan.

Baru-baru ini, salah satu netizen mengungkapkan kekecewaannya dan menjelaskan bahwa sangat disayangkan Red Velvet tidak sering comeback karena potensi yang mereka miliki.

"Aku masih merasa bahwa grup seperti Red Velvet belum pernah ada sebelumnya. Sejujurnya aku sangat menyukai 'Red Flavor,' 'Bad Boy,' dan 'Psycho.' Red Velvet biasanya membuat konsep yang belum pernah dilakukan girl grup lain dalam nuansa mereka sendiri," ujar netizen.

Kurangnya Aktivitas Red Velvet Sangat Disayangkan

Source: allkpop


"Untuk 'Red Flavour' mengalirkan getaran buah, bukan lagu musim panas yang klise. Lagu ini masih mengingatkanku pada musim panas tahun itu ketika aku mendengarkan lagunya," lanjut netizen tersebut.

"Bad Boy" disebut sebagai lagu yang disukai kalangan publik. Menurut netizen, konsep tersebut hanya bisa dilakukan oleh Red Velvet.

Netizen juga menyatakan bahwa lagu terbaik dari Red Velvet adalah "Psycho," dan saat itulah girl grup memiliki konsep terbaik. Netizen menjelaskan bahwa lagu "Psycho" memiliki keunikan yang begitu unik.

Netizen menjelaskan bahwa mereka kecewa karena SM Entertainment sepertinya tidak terlalu mempromosikan Red Velvet dan berharap grup yang digawangi Irene dkk tersebut akan merilis lebih banyak lagu seperti "Psycho."

"Mereka semua memiliki begitu banyak keterampilan dan visual mereka juga gila. Sayang sekali promosinya kurang maksimal," komentar netizen. "Aku sangat merindukan waktu sebelum COVID. Mereka adalah grup yang mewakili musim panas," tambah netizen lain.

"Red Velvet adalah grup yang sempurna untuk musim panas dan juga sempurna untuk waktu Halloween juga," sahut yang lain. "Aku juga tidak mengerti kenapa SM tidak mempromosikan Red Velvet dengan baik," pungkas lainnya.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts