5 Korban Pesawat Susi Air Dirawat di RSUD Timika, AirNav Beber Kronologi Kecelakaan
Nasional

5 dari 7 orang yang selamat dari kecelakaan pesawat Susi Air di Papua kini dirawat di RSUD Timika karena menderita patah tulang dan luka-luka. AirNav pun turut membeberkan kronologi kecelakaan tersebut.

WowKeren - Kecelakaan menimpa pesawat milik maskapai penerbangan Susi Air. Maskapai penerbangan milik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu dilaporkan mengalami kecelakaan di Timika, Papua pada Kamis (23/6) pagi ini

Tim SAR berhasil mengevakuasi seorang pilot dan enam penumpang pesawat Susi Air yang kecelakaan tersebut. Pesawat jenis Pilatus Porter PK BVM Dayl Peter Houzet milik maskapai penerbangan Susi Air itu kecelakaan dalam perjalanan dari Timika-Duma.

Humas Basarnas, Albert Wenno mengatakan, TNI AU mengerahkan Helly Caracal TNI AU PK-EC-725/H-7202 membantu mengevakuasi seluruh korban. Adapun lima korban dievakuasi ke RSUD Timika karena mengalami luka-luka dan patah tulang. Sedangkan dua korban lain yang merupakan warga Duma telah berada di Duma dalam keadaan selamat.

"Informasi yang kami terima 7 orang selamat. Adapun lima korban yang dievakuasi mengalami patah tulang dan luka," kata Albert dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6).



Sementara itu, Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Rosedi menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Pesawat PK-BVM tipe Pilatus Porter PC-6 tersebut berangkat dari Bandara Moses Kilangin. Dia menjelaskan, keberangkatan pesawat penerbangan subsidi perintis tersebut membawa enam orang penumpang. Pesawat tersebut berjalan normal dengan kondisi cuaca cerah.

“Pesawat dengan registrasi PK-BVM tipe Pilatus Porter PC-6 tersebut lepas landas dari Timika pada pukul 05.32 WIT dengan pelayanan keberangkatan oleh AirNav Cabang Pembantu Timika dan diperkirakan tiba di Duma pada pukul 05.49 WIT,” kata Rosedi dalam peryataan tertulisnya, Kamis (23/6).

AirNav kemudian mendapatkan informasi dari pihak Susi Air bahwa PK-BVM mengalami kecelakaan. Laporan itu pun segera direspons dan ditindaklanjuti oleh AirNav.

"Ini langsung ditindaklanjuti dengan penetapan kondisi darurat dan koordinasi yang intens dengan BASARNAS Timika, Lanud TNI AU Timika, dan penerbangan lain yang sedang beroperasi di sekitar rute penerbangan PK-BVM,” pungkas Rosedi.

Berdasarkan informasi lanjutan, kata Rosedi, disampaikan bahwa PK-BVM ditemukan dalam kondisi crash sekitar 3 NM atau sekitar lima kilometer dari Duma.Berkat kolaborasi yang baik dari semua pihak, Rosedi memastikan seluruh kru dan penumpang pesawat PK-BVM dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke rumah sakit Timika.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts