Pria Tua Curi Al Quran Ukuran Jumbo di Musala Kawasan Jaktim, Begini Kesaksian Marbut
Pixabay
Nasional

Aksi pria tua mencuri 3 buah Al Quran di sebuah musala di Jakarta Timur berjadil tertangkap kamera CCTV. Marbut musala itu pun turut memberikan keterangan dan kesaksian.

WowKeren - Pencurian kotak amal di masjid atau musala kerap kali terjadi. Namun ada yang beda dengan kasus pencurian musala di Jakarta Timur kali ini.

Seorang pria tua terekam CCTV mencuri tiga Alquran di Musala Darussalam, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (23/6). Pelaku mengambil tiga mushaf Alquran yang berada dalam etalase bagian dalam musala. Berdasar rekaman CCTV, pelaku diketahui mengenakan jaket, kemeja warna putih, celana panjang warna hitam, dan membawa tas ransel.

Marbut Musala Darussalam, M Iqro (49) menyebut pelaku mengambil mushaf Alquran berukuran besar sekira pukul 14.43 WIB. Iqro pun mengakui bahwa Musala kala itu dalam kondisi tidak terkuncui.

"Pelaku satu orang, dia datang naik sepeda lipat. Waktu itu musala tidak terkunci, karena siang," kata Iqro di Jakarta Timur, Jumat (24/6).

Setelah masuk musala, pelaku sempat mengeluarkan seluruh isi tas ransel yang dibawa di bagian sudut belakang lalu menuju rak etalase Alquran berada. Pelaku memanfaatkan kondisi Musala Darussalam yang sedang sepi karena jemaah yang sebelumnya menunaikan ibadah salat zuhur sudah pulang.


Etalase rak Alquran berada pun juga memang tidak dikunci karena untuk memudahkan jemaah membaca Alquran. Hanya pintu gudang dan ruang sound system dikunci.

"Etalase tempat Alquran itu di dekat tempat Imam. Yang diambil tiga Alquran ukuran jumbo, itu masih baru karena jarang dibuka," beber Iqro.

Iqro menuturkan pelaku memasukkan tiga Alquran berukuran besar tersebut ke dalam tas ransel yang dibawa lalu bergegas meninggalkan musala. Pelaku yang secara perawakan berusia sekitar di atas 50 tahun hanya butuh waktu sekitar lima menit untuk mencuri tiga Alquran pemberian jemaah.

"Itu Alquran sumbangan jemaah. Mungkin harga Alquran yang ukuran standar sekitar Rp100 ribu, tapi karena jumbo mungkin lebih (harganya)," ucapnya.

Sementara berdasar rekaman CCTV saat kejadian, dia dan pengurus Musala Darussalam tidak mengenali wajah pelaku pencurian Alquran. Namun dia menduga pelaku sebelumnya sudah pernah datang ke Musala Darussalam untuk memantau kondisi agar aksinya berjalan mulus.

"Karena dia sudah membaca, tahu apa yang mau diambil. Kalau belum tahu apa yang mau diambil kenapa dia bongkar muatan (tas ransel) dulu kan," pungkas Iqro.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait