Ditinggal Jokowi ke Eropa, Ma'ruf Amin Ambil Alih Tugas Presiden Pimpin Pemerintahan
Nasional

Ma'ruf Amin mendapat amanat menggantikan tugas presiden selama Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Eropa. Ma'ruf Amin pun kini menjabat sebagai Plt. Presiden RI.

WowKeren - Minggu (26/6) kemarin, Presiden Joko Widodo terbang ke Eropa untuk memulai kunjungan kerjanya ke beberapa negara di benua tersebut. Seperti diketahui, pertemuan dengan Vladimir Putin di Rusia dan Volodymyr Zelensky di Ukraina adalah salah satu agenda Presiden Jokowi dari kunjungan tersebut. Lantas, siapa yang akan menggantikan tugas Jokowi di Tanah Air?

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Republik Indonesia selama Presiden Joko Widodo menjalani kegiatan kepresidenan di Eropa.

Ma'ruf Amin pun telah menjalani jabatan itu sejak Minggu (26/6) kemarin. Ia akan menduduki posisi presiden hingga Jokowi kembali ke Indonesia awal bulan depan. Hal itu sebagaimana disampaikan sendiri oleh Presiden Joko Widodo sebelum berangkat ke Eropa.

"Selama saya di luar negeri, pemerintahan akan dipimpin oleh Bapak Wakil Presiden," kata Jokowi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/6).


Sementara itu, berdasarkan jadwal yang disiarkan situs resmi Sekretariat Wakil Presiden, Ma'ruf Amin nantinya hanya akan bekerja dari rumah hari ini. Ia hanya membuat rekaman ucapan selamat ulang tahun untuk SINDOnews.com, Radio Sonora, dan Rumah Zakat.

Sementara itu, Jokowi telah tiba di Munich pada dini hari tadi. Pesawat yang membawa rombongan kepresidenan mendarat di Munich International Airport pada Minggu (26/6) sekitar pukul 18.40 waktu setempat.

Presiden Jokowi dan rombongan pun disambut oleh Menteri Urusan Eropa dan Internasional Negara Bagian Bavaria Melanie Huml. Setelah itu, Jokowi langsung bertolak ke hotel tempatnya menginap. Dia akan menghadiri pertemuan G7 di negara itu. Kemudian, Jokowi akan menjalani misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia.

Jokowi berencana menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv. Jokowi nantinya juga akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

"Dengan misi yang sama, saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka peluang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang," pungkas Presiden Joko Widodo.

(wk/amel)

You can share this post!

Artikel Terkait