Nilai Akademis Jeblok, Ibu di Taiwan Kaget Temukan Sketsa Ini di Tas Sang Anak
pixabay.com/Ilustrasi/mozlase__
Dunia

Sketsa itu begitu rumit, dan dibagikan ke media sosial. Para pengguna online terpesona dengan gambar itu dan membujuk sang ibu untuk tidak menekan anaknya.

WowKeren - Orang tua pada umumnya akan senang melihat nilai akademik anaknya yang bagus. Sebaliknya, jika nilai akademis turun, bisa menyebabkan sakit kepala bagi orang tua.

Di Taiwan, seorang ibu yang menderita karena nilai buruk putranya dibuat kaget dengan benda yang ditemukan dalam tas sang anak. Dia menemukan sketsa rinci ribuan tentara abad pertengahan Tiongkok.

Sketsa itu begitu rumit, dan dibagikan ke media sosial. Para pengguna online terpesona dengan gambar itu dan membujuk sang ibu untuk tidak menekan atau menyembunyikan bakat putranya.

Dalam postingan Facebook Jumat lalu (24/6), dikatakan bahwa sang ibu menulis tentang bagaimana anaknya berkinerja buruk dalam tes baru-baru ini di sekolah. Tertekan, dia memutuskan untuk melihat buku sekolahnya untuk mencari tahu alasannya.


Saat itulah dia menemukan sketsa itu, atau yang disebut qian jun wan ma, ungkapan Tiongkok untuk pasukan yang luar biasa, secara harfiah berarti "seribu pasukan dan sepuluh ribu kuda". Banyak yang memuji anak tersebut atas keterampilan artistik dan jenius militernya.

Banyak yang memuji ketelatenan dan bakatnya, memohon kepada ibunya, "Jangan menekan bakat dan takdir anak ini.". Seseorang menyatakan "Dia jelas seorang seniman yang dibatasi oleh ujian!"

"Apa yang seharusnya dipelajari putra (Anda) bukanlah sejarah dan angka, tetapi Seni Perang Sun Tzu." sambung yang lain. "Dia adalah penasihat militer hebat yang dibatasi oleh panggilan seorang siswa" tambah yang lain.

Di grup Facebook Taiwan, komentar dibanjiri referensi ke sastra klasik Tiongkok, Roman Tiga Kerajaan. Banyak pengguna Facebook mengatakan bahwa anak itu mungkin reinkarnasi dari ahli strategi militer terkenal Zhuge Liang.

Gambar itu juga telah menyebar ke platform media sosial lain seperti 9Gag, di mana para komentator berbicara tentang pengalaman mereka sendiri tentang kinerja buruk di sekolah. "Dia hanya seorang anak kecil. Biarkan dia bermimpi tentang segalanya dan melakukan segalanya. Nilai tidak sepenting yang Anda pikirkan," kata pengguna.

(wk/zodi)


You can share this post!

Related Posts