Pemimpin NATO Soroti Menu Hidangan 'Salad Rusia' Saat Hadiri Pertemuan di Madrid
Dunia

Pada pertemuan puncak pemimpin NATO di Madrid, Spanyol, mereka dibikin bingung dengan salah satu menu hidangan yang diberi nama 'Salad Rusia'. Hal ini lantas menjadi perbincangan tersendiri.

WowKeren - Para pemimpin NATO diketahui mengadakan pertemuan di Madrid, Spanyol. Akan tetapi, pada saat pertemuan berlangsung, ada hal yang menjadi sorotan pimpinan NATO yakni menu hidangan yang dinamai dengan "Salad Rusia".

Menu tersebut bahkan ditemukan di bar dan restoran seluruh Spanyol. Pejabat internasional dan wartawan pun dibuat bingung dengan menu hidangan tersebut. Adapun "Salad Rusia" itu terdiri dari kombinasi sayuran seperti kentang, mayones, dan sayuran yang dikenal sebagai ensaladilla Rusa.

"Salad Rusia di KTT NATO? Saya sedikit terkejut dengan pilihan hidangan itu," ujar jurnalis Iñaki López kepada media Spanyol la Sexta, dilansir melalui The Guardian, Kamis (30/6).

Meski memiliki nama yang dinilai unik, hal itu tidak banyak mengurangi popularitasnya. Bahkan hidangan tersebut dilaporkan terjual habis dalam hitungan jam, dalam satu harinya setelah diganti namanya menjadi "Salad Rusia", dengan menu yang sekarang mencantumkannya sebagai "salad tradisional".

Sementara itu, koki Spanyol José Andrés melangkah lebih jauh, menambahkan pangsit tomat dan menyebut hidangan itu "Salad Ukraina" untuk menunjukkan solidaritas pada makan malam yang dia koordinasikan untuk mengunjungi menteri pertahanan dan luar negeri pada hari Selasa (28/6) lalu.


Tindakan itu pun disebut sebagai perpanjangan dari rebranding yang dimulai bulan lalu ketika Andrés mengumumkan dia akan mengubah nama hidangan di semua restorannya, bergabung dengan gelombang bar dan restoran yang melakukannya dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, di antara yang pertama mencetuskan nama-nama menu hidangan dengan nama negara yang tengah berseteru yakni Ukraina dan Rusia, adalah Mesón Martín, sebuah restoran berusia tiga dekade di utara kota Zaragoza.

"Teman-teman, kami telah memutuskan untuk mengganti nama salad yang terkenal itu," restoran tersebut mengumumkan di media sosial pada akhir Februari. "Mulai hari ini, Anda akan menemukan salad Kyiv di menu kami, sebagai solidaritas dengan rakyat Ukraina."

Pemberian nama-nama dengan nama negara seperti itu disebut bukan kali pertama terjadi di Spanyol. Selama kediktatoran Francisco Franco terdahulu, bar dan restoran sering berganti nama menjadi ensaladilla nacional, atau salad nasional, untuk menghindari dikaitkan dengan penyebaran propaganda pro-Komunis.

Di samping itu, hal tersebut juga bukan pertama kalinya makanan berakhir sebagai pion diplomatik. Seperti yang terjadi pada tahun 2003, french fries dan french toast diganti namanya menjadi "freedom fries" dan "freedom toast" di kafetaria Kongres AS oleh Partai Republik yang marah pada oposisi Prancis terhadap invasi ke Irak.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts