Nayeon Blak-blakan Akui Dibatasi oleh Gaya Musik TWICE, Ini Perubahan Sejak Debut Solo
Instagram/nayeonyny
Musik

Gaya musik khas TWICE ini menimbulkan satu kelemahan, yakni para member tidak bebas untuk mengeksplorasi gaya musik yang mereka sukai. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Nayeon.

WowKeren - Girl grup JYP Entertainment, TWICE terkenal dengan gaya musik khas mereka. Baik itu lagu upbeat seperti “Cheer Up” atau gaya yang lebih dewasa seperti “Alcohol-Free,” mudah untuk mengetahui bahwa itu musik ciri khas mereka. Namun, Nayeon justru merasa dibatasi oleh ini.

Gaya musik khas TWICE ini menimbulkan satu kelemahan, yakni para member tidak bebas untuk mengeksplorasi gaya musik yang mereka sukai. Mengetahui hal tersebut, seorang pewawancara untuk majalah ELLE bertanya kepada Nayeon bagaimana hubungannya dengan musik telah berubah selama bertahun-tahun.

"Kamu debut di TWICE tujuh tahun lalu, dan kamu adalah trainee di JYP selama lima tahun sebelum itu. Bagaimana hubunganmu dengan musik yang berubah pada waktu itu, jika ada perubahan?" tanya ELLE.

Nayeon mengenang hari-harinya sebagai trainee ketika dia dihadapkan pada berbagai jenis lagu dan mendengarkan semuanya. Baru kemudian ketika Pelantun "POP!" tersebut menyadari bahwa gaya yang diperbolehkan untuk dinyanyikannya itu terbatas.


"Di tahun-tahun pelatihanku, aku bisa berlatih dan menyanyikan berbagai lagu. Aku mendengarkan semuanya. Tapi setelah debutku, aku benar-benar sibuk dan TWICE menjadi hidupku. Aku terbatas dalam gaya musik yang bisa aku nyanyikan," ungkap Nayeon.

Baru-baru ini melakukan debut solonya, Nayeon mengakui bahwa dia menikmati kebebasan yang dia miliki untuk mengerjakan berbagai genre musik. Dia juga membagikan bagaimana proses pembuatan albumnya. Tidak seperti di TWICE, dia dapat merekam lagu lengkap sendirian, memberinya kesempatan untuk mempelajari cara dia ingin bernyanyi dan menafsirkannya.

"Jadi sekarang aku memiliki lebih banyak waktu dalam karirku, aku ingin menjelajahi lebih banyak genre dan kedalaman musik yang lebih luas. Dalam proses pembuatan albumku, aku paling menyukai bagian rekaman karena ini adalah pertama kalinya aku merekam seluruh lagu sendiri. Aku harus mengisi lagu dengan suaraku. Aku mempelajari bagaimana aku bisa menyanyikannya dan menafsirkan musik untuk diriku sendiri," kata Nayeon.

Akhirnya, Nayeon mengaku bahwa kecintaannya pada menyanyi telah diperbarui. Dia dulu melihat pekerjaannya sebagai "proses mekanis", tapi sekarang dia menganggapnya dengan cara yang berbeda. Dengan kata-katanya sendiri, dia menemukan cinta baru untuk musik.

"Itu membuatku menyadari betapa aku suka menyanyi dan musik dalam pengertian itu. Sebelumnya, itu adalah proses mekanis. Dan sekarang aku bisa menjelajahi berbagai gaya dengan suara aku sendiri. Melalui album ini, aku menemukan cinta baru untuk musik," ujarnya.

(wk/dewi)


You can share this post!

Related Posts