Heboh ACT Diduga Selewengkan Dana Umat, 'Aksi Cepat Tilep' Jadi Trending Topic
Instagram/actforhumanity
Nasional
Dugaan Penyelewengan Dana ACT

Menurut laporan majalah Tempo, Ahyudin selaku pendiri sekaligus pimpinan ACT disebut sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi.

WowKeren - Lembaga Aksi Cepat Tanggap alias ACT baru-baru ini menuai banyak sorotan. Pasalnya, majalah Tempo memberitakan dugaan penyelewengan di ACT yang mayoritas mengumpulkan dana umat.

Netizen pun ramai membahas dugaan penyelewenangan dana tersebut. Tagar #JanganPercayaACT hingga pelesetan "Aksi Cepat Tilep" sempat masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia.

Dugaan penyelewengan dana yang dilakukan petinggi ACT diungkap dalam laporan berjudul "Aksi Cepat Tanggap Cuan" yang dimuat di majalah Tempo edisi Sabtu (2/7). Menurut laporan tersebut, Ahyudin selaku pendiri sekaligus pimpinan ACT disebut sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi.

Ahyudin disebut sempat mentransfer dana Rp 11 miliar ke adiknya yang bernama Rosman. Padahal dana tersebut terkumpul dari sejumlah donatur dan ditujukan untuk pembangunan Masjid Dermawan dan kawasan Pesantren Peradaban tahap kedua di Desa Cintabodas, kecamatan Culamega, Tasikmalaya, Jawa Barat, yang merupakan kampung halaman Ahyudin.

Selain itu, gaji Ahyudin disebut mencapai Rp 250 juta per bulan. Gaji fantastis itu belum termasuk berbagai fasilitas kendaraan mulai dari Toyota Alphard hingga Honda CRV.


Dana masyarakat yang terkumpul disebut digunakan Ahyudin untuk membeli rumah dan perabotan bernilai fantastis. Adapun Ahyudin telah mengundurkan diri pada bulan Januari lalu.

Sebagai informasi, ACT diluncurkan pada 21 April 2005 silam sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. ACT memfokuskan kerja-kerja kemanusiaan pada penanggulangan bencana mulai fase darurat sampai dengan fase pemulihan pasca-bencana.

ACT

Twitter

Isu penyelewengan dana ini membuat sejumlah warganet menggaungkan pelesetan "Aksi Cepat Tilep". Banyak yang menyayangkan dugaan penyelewengan dana donasi tersebut.

"Aksi cepat tilep ini mah, WTP 14 tahun ??? Penghasilan & kendaraan pengurusnya sejenis Alphard, CRV, Pajero yang nyumbang bawaannya Honda Beat, Yamaha Mio, Jaklingko. Pagii dunia tipu-tipu. #janganpercayaact," komentar salah satu warganet. "Semoga Negara bertindak bijak segera. Aksi cepat tilep ini sungguh memalukan dan merusak bangsa," tulis warganet lain.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts