Serial Tiongkok 'Delicacies Destiny' Dituding Tiru Drakor Legendaris 'A Jewel in the Palace'
TV

Serial asal Tiongkok, 'Delicacies Destiny' milik Disney+ ramai diprotes netizen Korea Selatan karena ada kemiripan dengan drama legendaris 'A Jewel In The Palace' yang dibintangi Lee Young Ae.

WowKeren - Serial asli Disney+, "'Delicacies Destiny" telah menimbulkan kontroversi lantaran kemiripan kontennya dengan drakor legendaris "A Jewel in the Palace" atau "Dae Jang Geum". Tak ayal serial asal Tiongkok ini memicu kemarahan netizen Korea Selatan.

Bahasan mengenai "Delicacies Destiny" ramai dibicarakan oleh netizen Korea di forum-forum online. Netizen menyoroti penggunaan pakaian menyerupai hanbok dan hidangan perut babi yang dibungkus daun selada sebagai makanan tradisional Tiongkok.

"Ada adegan di mana para karakter memakai hanbok sebagai kostum kerajaan Tiongkok dan membuat bungkus perut babi," kara seorang netizen.

Netizen semakin geram dengan dugaan plagiarsime yang dilakukan "Deliciacies Destiny" meniru "A Jewel in the Palace" yang dibintangi Lee Young Ae sebagai Jang Geum. Seperti diketahui, drama yang ditayangkan sekitar tahun 2003 hingga 2004 itu sempat menjadi sensasi tak hanya di Korea melainkan di negara-negara lain.

Serial Tiongkok \'Delicacies Destiny\' Dituding Tiru Drakor Legendaris \'A Jewel in the Palace\'

Source: KBizoom


Sejak 1 Juli, muncul artikel-artikel mengenai "Delicacies Destiny" yang mengecam penggunaan elemen berbau Korea. Kesamaan dengan "A Jewel in The Palace" juga diangkat. Saat konten serupa dibagikan FMKorea dan AAGAG, banyak netizen melontarkan komentar negatif yang mengungkapkan ketidaknyamanan mereka.

"Kostum kerajaan Tiongkok seperti apa yang bisa terlihat seperti itu? Konten tersebut juga merupakan salinan 'A Jewel in the Palace'. Namun Disney+ memutuskan mempromosikannya ke seluruh dunia," kata salah satu netizen.

"Anda bru saja mengcopy kostum Dae Jang Geum persis seperti aslinya," sahut netizen lain. "Sepertinya 'A Jewel in the Palace' tidak peduli seberapa kali aku menontonnya," sambung lainnya.

Ramainya kritikan juga dilayangkan kepada platform streaming Disney+ karena menayangkan drama yang diduga plagiat. Bahkan ada yang curiga Disney+ melakukannya dengan sengaja.

"Apakah Disney atau negara itu mencoba mencuri budaya kita dengan merilis drama ini?" komentar netizen lain. "Kupikir Disney melakukan ini dengan sengaja," imbuh yang lain.

Sementara itu, "Delicacies Destiny" mengangkat kisah seorang koki peribadi muda yang bercita-cita menjadi yang terbaik di dunia. Tak hanya itu, ia tidak hanya ingin menjadi yang terbaik dengan makanan tradisional Tiongkok. Kisah ini mengikuti Neung So So yang dikenal karena keterampilan memasak di Istana Kekaisaran dan bagaimana ia jath cinta pada pangeran.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts