Kuil dan Lokasi Wisata Religius Nepal Larang TikTokers Datang Buat Ngonten
pixabay.com/Ilustrasi/delmee
Dunia

Larangan influencer membuat konten di tempat religius tertentu adalah untuk memastikan agar umat Buddha yang berkunjung bisa terjamin ketenangannya saat berziarah.

WowKeren - Semakin banyak influencer bermunculan ketika 'kehidupan' di media sosial menjadi hal yang banyak dijadikan acuan. Tak sedikit influencer atau pembuat konten yang mengunjungi lokasi wisata atau tempat-tempat tertentu untuk membagikan perjalanan mereka pada para pengikut di media sosial.

Namun di Nepal, para TikTokers sekarang dilarang membuat konten saat berkunjung di banyak situs warisan di seluruh negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, tanda-tanda baru telah muncul di lokasi wisata Nepal, seperti Stupa Boudhanath yang terkenal atau Kuil Gadhimai, yang bertuliskan 'No TikTok'.

Adapun tanda ini dimaksudkan untuk mencegah banyaknya influencer yang pergi ke situs warisan ini untuk merekam video untuk jejaring sosial Tiongkok. Tentu saja, aturan itu juga bukan dibuat tanpa alasan. Larangan influencer membuat konten di tempat religius tertentu adalah untuk memastikan agar umat Buddha yang berkunjung bisa terjamin ketenangannya, terutama untuk situs yang dianggap suci.


"Kami telah melarang pembuatan TikTok di dalam dan sekitar taman suci, tempat kuil utama berada," kata Sanuraj Shakya, juru bicara Lumbini Development Trust, yang mengelola kuil Lumbini kepada majalah Rest of the World.

Lebih jauh, dia mengatakan bahwa aktivitas memainkan musik yang keras di tempat-tempat religius berpotensi mengganggu orang-orang yang hendak berziarah. "Membuat TikTok dengan memainkan musik yang keras membuat para peziarah dari seluruh dunia yang datang ke tempat kelahiran Buddha Gautama itu repot," lanjutnya.

Aturan yang sama berlaku untuk Stupa Boudhanath, yang merupakan Situs Warisan Dunia Unesco di Kathmandu. Tempat tinggi agama Buddha ini dikepung, sejak fajar, oleh ratusan umat yang berjalan-jalan, dan selalu searah jarum jam.

Namun baru-baru ini, mereka 'kedatangan tamu' dengan para influencer yang ingin bergabung untuk merekam video. Oleh sebab itu untuk mencegah mereka, komite manajemen Boudhanath memasang kamera pengintai di lokasi pada Maret 2021. Selusin petugas keamanan juga melakukan patroli untuk memastikan TikTokers mematuhi aturan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait