Ferrari 458 Italia 2011 sebelumnya berwarna merah balap, tetapi pihak berwenang mengecatnya dengan garis-garis reflektif kuning dan biru dan memasang panel lampu di atasnya.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 26 Juli 2022 - 16:24 WIB
WowKeren - Mendengar kata Ferrari, satu hal yang terpikirkan adalah mobil bekecepatan tinggi. Di Ceko, polisi menggunakannya untuk mobil patroli.
Polisi di Republik Ceko telah mengubah Ferrari bertenaga tinggi menjadi mobil patroli. Ferrari itu merupakan hasil sitaan dari para penjahat. Dengan menggunakan Ferrari untuk patroli mereka, polisi diharapkan mampu mengejar joyrider dengan kecepatan hingga 200 mph.
Tentu saja sebelum dialihfungsikan, mobil mewah itu terlebih dahulu berganti warna. Ferrari 458 Italia 2011 sebelumnya berwarna merah balap, tetapi pihak berwenang mengecatnya dengan garis-garis reflektif kuning dan biru dan memasang panel lampu di atasnya.
Polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan jika itu akan digunakan untuk mengejar mobil curian. Mobil juga diharapkan bisa mendukung polisi untuk menindak balap jalanan ilegal.
Meski model serupa dapat dibanderol lebih dari 150.000 poundsterling (Rp2,7 miliar), polisi Ceko menekankan bahwa supercar itu bukan barang mewah. Mereka memodifikasinya dengan harga sekitar 10.300 euro, yang menurut mereka harganya sama dengan hatchback Skoda baru.
Namun, tidak semua personel polisi bisa menggunakannya. Ferrari itu akan digunakan oleh departemen pengawasan khusus dan hanya dikendarai oleh petugas polisi terlatih. Jiri Zly selaku kepala departemen lalu lintas polisi, mengatakan mobil itu akan digunakan secara nasional untuk melawan beberapa penjahat paling agresif di jalanan Ceko.
Sementara itu, polisi Ceko bukan yang pertama menggunakan mobil sport. Di Italia, petugas memiliki kemitraan dengan Lamborghini, dan menggunakan mobil mereka untuk mengangkut suplai darah yang mendesak ke lokasi kecelakaan. Bahkan di Dubai, polisinya mengendarai seluruh armada supercar.
Ferrari bukanlah kendaraan paling langka yang mereka sita. Sebagian besar dari 900 mobil yang disita tahun lalu dijual kembali, dengan hasil yang digunakan untuk menutupi kerusakan yang disebabkan oleh pelanggar. "Kami menyimpan beberapa kendaraan untuk tugas resmi. Namun, ini bukan mobil mewah seperti Ferrari," kata mereka.
(wk/zodi)