IDI Imbau Orang-orang yang Miliki Gejala Cacar Monyet Lakukan Tes PCR: Segera!
Pexel/visionart.av
Nasional
Wabah Cacar Monyet

IDI mendorong dilakukannya tes PCR pada orang-orang yang mengalami gejala Cacar Monyet. Di mana sudah tersedia seribu lebih laboratorium di Indonesia yang bisa digunakan untuk menjalani tes PCR.

WowKeren - Indonesia terus mewaspadai ancaman penyebaran cacar monyet usai WHO menetapkannya sebagai kondisi darurat kesehatan global. Apalagi saat beberapa waktu lalu ada 9 orang suspect Cacar Monyet yang terdeteksi di Indonesia, dan tersebar di berbagai daerah.

Meski hasil tes dari kesembilan suspect tersebut menunjukkan negatif Cacar Monyet, Indonesia tentu tak bisa mengendorkan kesiagaan. Diketahui bahwa saat ini cara yang dilakukan Indonesia untuk melakukan tes Cacar Monyet adalah dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

Karena itu, bagi orang-orang yang mengalami gejala-gejala seperti Cacar Monyet, diharapkan untuk segera melakukan tes PCR. Imbauan itu disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dokter diminta untuk segera melakukan tes PCR pada pasien-pasien dengan gejala mirip Cacar Monyet.

"Segera melakukan tindak lanjut dengan tes PCR yakni metode pemeriksaan virus cacar monyet dengan mendeteksi DNA virus tersebut," ujar Ketua Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI, Agus Dwi Susanto melalui keterangan resmi, Rabu (27/7).


Tak hanya itu, dokter dan tenaga kesehatan lain juga diminta untuk segera melapor ke Dinas Kesehatan jika menemukan ada pasien bergejala mirip Cacar Monyet. hal itu agar pihak yang terkait bisa segera melakukan pengawasan (surveilans) dan upaya tindak lanjut lainnya.

Hingga kini diketahui belum ada kasus Cacar Monyet yang terkonfirmasi di Indonesia. Meski begitu, menghindari kontak dengan orang atau pasien yang diduga terinfeksi Cacar Monyet jadi salah satu opsi pencegahan paling efektif untuk sekarang ini.

"Diiringi dengan upaya surveilans dan deteksi dini kasus aktif guna melakukan karantina untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," ungkap Agus.

Sementara itu, tes PCR diketahui tak hanya bisa digunakan untuk mendeteksi COVID-19, tapi juga Cacar Monyet. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi sebelumnya menyampaikan bahwa tes PCR untuk deteksi Cacar Monyet itu kini sudah bisa dilakukan di seribu lebih laboratoriun PCR di Indonesia. 1.100 laboratorium itu dulunya digunakan untuk tes COVID-19.

"Jadi kita beruntung, karena ada COVID jadi kita sudah punya 1.100 lab di seluruh Indonesia yang bisa melakukan tes monkeypox," pungkas Budi Gunadi.

(wk/amel)


You can share this post!

Related Posts