Menkes Budi Ungkap Hasil Tes 9 Suspek Cacar Monyet di Indonesia
aptika.kominfo.go.id
Nasional
Wabah Cacar Monyet

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia telah mendeteksi sembilan suspek cacar monyet. Menurutnya, sembilan suspek cacar monyet tersebut telah menjalani tes.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah cacar monyet sebagai emergency of international concern alias status darurat yang menjadi perhatian internasional. Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, lantas mengingatkan agar Indonesia turut siap siaga dalam menghadapi potensi wabah cacar monyet.

Kekinian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia telah mendeteksi sembilan suspek cacar monyet. Menurutnya, sembilan suspek cacar monyet tersebut telah menjalani tes untuk menentukan apakah mereka memang terjangkit penyakit tersebut atau bukan.

"Sudah ada suspeknya (cacar monyet) sekitar sembilan (orang), tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Budi pada Selasa (26/7).

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa tes terhadap sembilan suspek tersebut menunjukkan hasil negatif cacar monyet. "Tapi kemudian kita sudah tes di Jakarta dan semuanya hasilnya negatif," lanjut Budi.


Selain itu, Budi menjelaskan bahwa tes dilakukan dengan metode PCR. Pemerintah Indonesia disebut akan menambah alat tes untuk mendeteksi virus cacar monyet tersebut.

"Kalau SARS cuma 30 ribu basis DNA, ini ratusan ribu. Kita sudah dapat reagennya ini dari WHO sekitar 500 tes. Dan kita juga sudah beli, mudah-mudahan akan datang dalam seminggu ini," paparnya.

Di sisi lain, Budi mengungkapkan bahwa Indonesia sudah bisa melakukan tes di 1.100 laboratorium PCR. Ribuan laboratorium tersebut sebelumnya digunakan untuk tes COVID-19.

"Jadi kita beruntung, karena ada COVID jadi kita sudah punya 1.100 lab di seluruh Indonesia yang bisa melakukan tes monkeypox," jelasnya.

Masyarakat Indonesia sendiri diminta untuk tidak panik terkait ancaman wabah cacar monyet. "Kita enggak usah sepanik dulu, ditutup (pintu ke Indonesia). Karena kalau COVID-19 kan kita enggak tahu menular apa enggak, kalau ini (cacar monyet) keliatan kok di fisiknya," tukasnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts