Ridwan Kamil Jawab Nyelekit Usai Dituding Ngemis Donasi untuk Bangun Masjid Mendiang Eril
Instagram/ridwankamil
Selebriti

Ridwan Kamil dengan tegas membantah tudingan tak berdasar Rudi S Kamri soal meminta sumbangan untuk pembangunan Masjid Al Mumtadz. Pun begini sentilan kerasnya untuk Rudi.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil baru-baru ini disentil oleh salah seorang pengamat media sosial, Rudi S Kamri. Rudi mengatakan bahwa pembangunan Masjid Al Mumtadz yang sedang dialkukan oleh Ridwan Kamil tidak sepantasnya dilakukan.

Ia bahkan mempertanyakan kontribusi mendiang Eril untuk bangsa, dan membandingkannya dengan para pahlawan yang gugur. Seperti diketahui, Ridwan Kamil memang mendedikasikan rumah ibadah tersebut untuk putra sulungnya yang telah meninggal. Karenanya nama masjid tersebut diambil dari nama mendiang Eril.

Mengetahui tudingan tersebut, Ridwan Kamil langsung angkat bicara. Ia menjelaskan semua hal secara rinci lewat satu unggahan di Instagram pribadinya, Rabu (27/7).

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini terlihat sangat keberatan saat Rudi S Kamri menyebutnya sengaja mengemis donasi untuk membantu biaya pembangunan masjid. Yang mana Rudi mengatakan jika biayanya tidak main-main, yakni sebesar Rp44,48 miliar.

"HAK JAWAB SAYA, Atas tudingan pak @rudikamri bahwa kami mengemis-ngemis dana pembangunan Al Mumtadz," tulis Ridwan Kamil membuka postingannya.

Ridwan Kamil menegaskan bahwa pembangunan masjid sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Jauh sebelum tragedi Eril hanyut di Sungai Aare, Swiss dan dinyatakan meninggal dunia.

Fakta lain pun terungkap, bahwa masjid tersebut bukan lagi menjadi hak milik keluarga Ridwan Kamil, melainkan milik umum karena telah diwakafkan. Jadi, sangat salah jika Rudi S Kamri menyebut seolah-olah Ridwan Kamil memanfaatkan momen duka ini untuk mengais uang dari para donatur.


Ridwan Kamil Jawab Nyelekit Usai Dituding Ngemis Donasi untuk Bangun Masjid Mendiang Eril

Instagram

"Bukan lagi milik pribadi. Sudah berstatus wakaf dari keluarga untuk menjadi pusat dakwah di kawasan Kecamatan Cimaung Kab Bandung. Jadi untuk kepentingan publik bukan properti pribadi lagi," terang Ridwan Kamil. "Kebetulan Eril wafat, diinisiasikan namanya menjadi Al Mumtadz."

Usut punya usut, rupanya banyak masyarakat yang justru ingin berdonasi untuk ikut andil dalam pembangunan masjid tersebut. Bukan malah Ridwan Kamil yang mengemis bantuan.

Hal ini pun tentu saja disambut gembira oleh Ridwan Kamil. Ia menyebut para donatur memberi sumbangan dengan nominal yang beragam.

"Sejak namanya menjadi Al Mumtadz, ratusan komen/dm masuk yang ingin berdonasi dari skala receh hingga besar untuk masjid ini. Tentulah diterima dengan senang hati," ucapnya. "Maka agar tertib administrasi, dibuatkanlah format donasi via kitabisa.com agar mudah pertanggungjawabannya."

Kang Emil juga menjelaskan jika ada atau tidaknya donasi tersebut, pembangunan masjid tetap akan dilakukan menggunakan dana pribadi. Ia lantas memberi sentilan menohok untuk Rudi S Kamri yang terlalu gegabah melayangkan tudingan tak berdasar.

"Jika tidak suka, silahkan saja, tapi minimal tidak berburuk sangka dengan menyimpulkan hal-hal yang tidak proporsional," pungkas Ridwan Kamil. "Biasakanlah tabayun, bertanya kepada objek bahasan, karena itu adalah adab yang seharusnya."

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts