Dilanda Teror Pembakaran, Rumah Hingga Sekolah di Jember Banyak yang Rusak
pexels.com/Tom Swinnen
Nasional

Aksi teror yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal itu diketahui berlangsung dalam beberapa hari belakangan ini. Hal ini tentu saja membuat warga tidak tenang.

WowKeren - Peristiwa tidak menyenangkan belakangan ini dialami oleh warga yang ada di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adapun insiden ini adalah pembakaran rumah yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Insiden itu pun juga telah dibenarkan oleh Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto. "Memang benar terjadi aksi pembakaran lagi di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo," ujar Suhartanto kepada Antara, Jumat (5/8).

Rupanya, insiden serupa juga telah terjadi sebelumnya, yakni pada 3 Juli, 30 Juli, dan 3 Agustus 2022. Dalam insiden ini, sekelompok orang tidak dikenal itu melakukan perusakan dan pembakaran di Desa Mulyorejo.

Sementara berdasarkan pendataan, diketahui ada tujuh rumah warga yang rusak, tiga mobil dan 25 unit sepeda motor yang dibakar, satu mobil dan satu truk rusak, serta satu genset rusak berat. Lalu ada dua pos kamling dan satu gedung sekolah yang mengalami rusak ringan.


Rupanya kejahatan tidak hanya berhenti di situ. Suhartanto mengatakan berdasarkan pengakuan sejumlah warga yang rumahnya rusak, uang sebanyak Rp265 juta juga raib. Menurutnya, insiden tersebut berawal dari dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh warga Desa Mulyorejo kepada warga Kalibaru, Banyuwangi.

"Aparat kepolisian sudah menahan pelaku penganiayaan, namun korban bersama rekan-rekannya tidak terima, sehingga melakukan penyerangan ke Dusun Baban Timur hingga menyebabkan kerusakan rumah dan kendaraan," jelas Suhartanto.

Suhartanto kemudian menambahkan bahwa perusakan rumah dan pembakaran kendaraan di wilayah perbatasan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi itu terjadi di dua dusun yakni Dusun Baban Timur dan Dampikrejo.

Sementara itu, dalam menanggapi insiden tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Wakil Bupati Jember, M Balya Firjaun Barlaman, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, dan Dandim 0824 Letkol Inf Batara C Pangaribuan diketahui sudah mendatangi lokasi kejadian pada Kamis (4/8) kemarin, guna melihat kondisi di lapangan dan menenangkan warga agar situasi kondusif.

Di samping itu, anggota DPRD Jember Tabroni juga mengaku mendapatkan informasi dari warga terkait aksi teror dari sekelompok orang yang tidak dikenal itu. Ia lantas meminta kepada aparat kepolisian, baik dari Polres Jember maupun Polres Banyuwangi untuk menindak tegas aksi serangan tersebut.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait