Warga Ungkap Detik-detik Teror Pembakaran Rumah di Jember, Pelaku Minta Penghuni Keluar Dulu
Pixnio
Nasional

Hingga Jumat (5/8) siang, ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap terus berjaga di lokasi. Pihak kepolisian berjaga untuk mengamankan proses olah TKP sekaligus mengantisipasi adanya teror susulan.

WowKeren - Warga Dusun Dampik Rejo, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru saja mendapat teror pembakaran rumah oleh sekelompok orang tak dikenal. Insiden serupa juga telah terjadi sebelumnya, yakni pada 3 Juli dan 30 Juli 2022.

Hingga Jumat (5/8) siang, ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap terus berjaga di lokasi. Suasana mencekam pun menyelimuti lokasi pembakaran rumah.

Pihak kepolisian berjaga untuk mengamankan proses olah TKP sekaligus mengantisipasi adanya teror susulan. Seluruh rumah yang dibakar kini sudah tak bisa ditinggali lagi sehingga penghuni terpaksa mengungsi ke rumah keluarga dekatnya.

Salah seorang warga lantas mengungkapkan detik-detik teror pembakaran rumah di dusun tersebut. Warga bernama Irvan Anas mengungkapkan bahwa sekitar 50 orang tiba-tiba mendatangi dusunnya dengan membawa celurit.


Menurut Irvan, ada beberapa rumah yang kebetulan sedang kosong kala dibakar. Namun ada juga penghuni yang tengah berada di rumah kala insiden itu terjadi.

Irvan menjelaskan bahwa sebelum melakukan aksi pembakaran, para pelaku mengetuk pintu terlebih dahulu dan meminta para penghuninya untuk keluar. Pelaku bahkan meminta penghuni rumah untuk membawa harta yang dapat dimanfaatkan sebelum rumahnya dibakar.

"Karena takut, warga kemudian menuruti perintah para pelaku. Setelah itu mereka menjauh dari rumahnya. Tapi pelaku juga tidak melukai penghuni rumah," terangnya.

Berdasarkan pendataan sementara, ada tujuh rumah warga yang rusak, tiga mobil dan 25 unit sepeda motor yang dibakar, satu mobil dan satu truk rusak, serta satu genset rusak berat. Lalu ada dua pos kamling dan satu gedung sekolah yang mengalami rusak ringan.

Babinkamtibmas Desa Mulyorejo Bripka Acep Zaelani mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. "Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk di mintai keterangan," tukasnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts