Wamil BTS Dibahas Konferensi Publik Tentang Industri Musik, Menteri Kebudayaan Sampaikan Prinsipnya
Twitter/bts_bighit
Selebriti
Wamil BTS

Menjadi pembahasan di konferensi publik tentang industri musik pada 5 Agustus, Park Bo Kyun selaku Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata menyampaikan prinsipnya sebagai tanggapan.

WowKeren - Baru-baru ini, wacana tentang wajib militer member BTS (Bangtan Boys) masih menjadi perhatian publik. Setelah Menteri Pertahanan Nasional menyatakan sikap soal kebijakan Wamil Jungkook cs, kali ini giliran Park Bo Kyun selaku Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata menyakan sikap.

Pada 5 Agustus, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan mengadakan konferensi publik tentang industri musik. Acara itu digelar di kantor Departemen Perlindungan Hak Cipta Seoul di Yongsan-gu, Seoul.

Konferensi tersebut mengumpulkan Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Park Bo Kyun, Ketua Kim Chang Hwan dari Asosiasi Konten Musik Korea, Presiden Asosiasi Industri Label Musik Korea Yoon Dong Hwan, Presiden Asosiasi Penyanyi Korea Lee Ja Yeon, serta pejabat-pejabat agensi. Adapun agensi yang mengirim perwakilan adalah HYBE, SM Entertainment, YG Entertainment, JYP Entertainment, Brave Entertainment, dan Durduuru Artist Company.

Dalam acara tersebut, Menteri Park menanggapi permintaan beberapa peserta untuk "membuat keputusan tentang wajib militer untuk artis budaya pop seperti BTS sesegera mungkin".

Secara khusus, peserta menunjukkan masalah kesetaraan dengan daerah lain di mana pengecualian wamil diterapkan dan menyarankan agar standarnya dibuat terlebih dulu termasuk untuk artis budaya pop. Selain itu, mereka juga meminta pelonggaran tentang tinjauan MV, penyusunan kontrak standar, hak cipta, penurunan harga tiket konser dan yang lain-lain.


Menteri Park Bo Kyun menganggap budaya populer adalah pesona budaya Korea dan ada andil para artis K-Pop dalam perkembangannya. Sang menteri juga akan mencari cara memperluas keragaman lewat meningkatkan peraturan di industri musik populer.

"Kami akan mempertimbangkan cara untuk memperluas keragaman, seperti meningkatkan dukungan bagi usaha kecil dan menengah untuk memasuki pasar luar negeri dengan memperluas peluang konser, dan memperluas dukungan studio musik dan musisi lokal," beber Park Bo Kyun.

Terakhir, Park Bo Kyun mengungkapkan prinsipnya tentang pembebasan wamil BTS. Sang menteri bermaksud akan mengumpulkan opini dan menyerahkan pada pihak yang lebih berwenang.

"Kami akan mengumpulkan opini publik sebagai masalah yang akan diputuskan Kementerian Pertahanan Nasional," kata Park Bo Kyun.

Berdasar undang-undang Wajib Militer saat ini mengatur bahwa orang-orang dengan keterampilan khusus di bidang seni dan olahraga yang ditentukan oleh Keputusan Presiden bisa dimasukkan ke dalam personel seni dan olahraga yang direkomendasikan Kementerian terkait.

Dalam kasus ini, artis populer tidak dikenakan pengecualian wajib militer khusus karena kurangnya standar yang tepat. Dengan prestasi BTS tersebut, pemerintah menganggap perlu untuk mengeluarkan peraturan baru.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts