Eks Presiden Sri Lanka Incar Thailand Usai Kabur ke Singapura, Menlu Beri Tanggapan
AFP
Dunia

Tanee Sangrat selaku juru bicara kementerian luar negeri Thailand, mengatakan Rajapaksa memegang paspor diplomatik yang memungkinkan dia masuk ke negara itu selama 90 hari.

WowKeren - Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah mengajukan permintaan untuk masuk ke Thailand. Dia berencana untuk tinggal di negara itu, yang merupakan kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Dia sebelumnya melarikan diri dari Sri Lanka pada pertengahan Juli buntut demonstrasi yang meluas terkait krisis ekonomi. Para demonstran mendesak dia segera mengundurkan diri. Dia kemudian masuk ke Singapura. Dia mengundurkan diri dari kursi kepresidenan, menjadi kepala negara Sri Lanka pertama yang berhenti di tengah masa jabatan.

Reuters melaporkan jika Rajapaksa diperkirakan akan meninggalkan Singapura dan menuju ke ibu kota Thailand, Bangkok pada Kamis (11/8). Pemerintah Thailand pun menanggapi hal ini.

Tanee Sangrat selaku juru bicara kementerian luar negeri Thailand, mengatakan Rajapaksa memegang paspor diplomatik yang memungkinkan dia masuk ke negara itu selama 90 hari. Thailand akan menerima Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa ke negara itu untuk sementara, juru bicara pemerintah mengonfirmasi pada hari Rabu (10/8).


"Pihak Thailand menerima permintaan mantan Presiden untuk masuk ke Thailand dari pemerintah Sri Lanka saat ini," katanya di Twitter. "Pertimbangan itu didasarkan pada hubungan yang sudah terjalin lama dan baik antara kedua negara."

Rajapaksa dapat memasuki negara itu selama 90 hari tanpa memerlukan visa dan Thailand mengatakan mantan pemimpin itu tidak mencari suaka politik. Sangrat mengatakan bahwa Thailand dan Sri Lanka adalah dua negara yang memiliki hubungan baik.

"Sebagai pemegang paspor diplomatik Sri Lanka, mantan Presiden dapat memasuki Thailand tanpa visa selama 90 hari, sesuai Perjanjian Pembebasan Visa antara Thailand+Sri Lanka tahun 2013," lanjutnya. "Masa tinggal sementara dengan tujuan perjalanan selanjutnya. Tidak ada suaka politik yang dicari."

Sebelum ke Singapura, Rajapaksa sempat melarikan diri ke Maladewa, Asia Selatan ketika dia secara resmi mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan politik yang ia pegang sejak 2019. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe kemudian dilantik sebagai penjabat presiden.

(wk/zodi)

You can share this post!

Artikel Terkait