HITSfluencer : Jidan Ibrahim, Langganan FYP Berkat Ide Inovatif Jelajahi Dunia Binatang
Instagram/ibrahim_jdn
Selebriti
HITSfluencer

Berkat langkah inovatif gabungkan konten petualang dan dunia binatang, Jidan Ibrahim makin eksis di FYP TikTok. Lantas, seperti apa keseruan Jidan jelajahi dunia binatang hingga sukses jadi konten kreator?

WowKeren - Berpetualang di alam bebas rupanya masih menjadi konten yang banyak digandrungi penonton. Karena itulah, para kreator petualangan harus menguras ide lebih dalam untuk menarik perhatian para followers baru. Hal inilah yang dilakukan oleh Jidan Ibrahim. Berawal dari petualangan, Jidan akhirnya menggabungkan muatan kontennya dengan serba-serbi dunia satwa.

Memulai karier sebagai konten kreator di TikTok sejak 2018, Jidan mengaku sempat mendapat banyak komentar-komentar negatif. Meski demikian, ia tak lantas menyerah dan terus berusaha mengembangkan konten. Hasilnya, kini pria asal Cilacap, Jawa Tengah ini sudah berhasil mengantongi lebih dari 1,2 juta pengikut dengan 19,8 juta likes di akun, @jidanibrahim02.


Dalam kontennya, Jidan kerap berbagi keseruan berpetualang untuk menemukan beraneka jenis satwa di alam liar. Tak hanya alam liar, ia juga kerap berbagi kesehariannya merawat dan mengembangbiakkan binatang-binatang peliharaan. Lewat konten, Jidan berhasil membawa para penonton menjelajahi dan mempelajari serba serbi dunia binatang lebih dalam.

Salah satu konten Jidan yang sangat populer adalah saat ia membagikan aktivitasnya membuat inkubator untuk membantu menetaskan telur burung. Proses yang dikemas sedemikian rupa ditambah nilai edukasi yang ada didalamnya pun membuat video ini dapatkan banyak perhatian. Terbukti, video yang baru diunggah pada 7 Juli 2022 ini sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 16 juta kali penayangan.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Jidan secara terang-terangan membeberkan kisah jatuh bangunnya hingga sukses menjadi konten kreator seperti sekarang. Penasaran dengan lika-liku perjalanan Jidan? Ini dia kisah selengkapnya!

(wk/yoan)

1. Tekad Kuat Buat Jadi Konten Kreator


Tekad Kuat Buat Jadi Konten Kreator
TikTok/jidanibrahim02

Sejak awal, Jidan mengaku sudah memiliki ketertarikan dan keinginan menjadi konten kreator. Karena hobi, ia pun memutuskan untuk mengawali konten di TikTok dengan dance. Namun, unggahannya ini ternyata tak mendapat sambutan positif dari orang-orang sekitar sampai membuatnya down dan depresi. Beruntung, ia akhirnya menemukan rekan yang tepat hingga kepercayaan diri kembali pulih dan aktif membuat konten lagi.

"Kebetulan saya hobi dance, mulailah membuat video. Ada teman kelas yang tahu, kemudian saya mendapat hujatan di sekolah. Dari situ saya depresi dan down banget," kenang Jidan. "Tapi, ada salah satu teman saya namanya April, dia juga aktif di TikTok. Terus ada 4 sahabat kecil saya di rumah, mereka juga support saya. Dari situ mulai percaya diri karena tahu kalau enggak semua orang benci. Saya jadi semangat lagi walaupun pada waktu itu belum ada income-nya."

Jidan kemudian memberanikan diri membuat konten dance di sekolah. Tak diduga, konten ini cukup populer hingga membuatnya memiliki lingkungan baru yang suportif. Perlahan, ia bisa melupakan beragam komentar negatif yang menyerangnya. Hingga suatu hari, ia mengikuti lomba dance dan berhasil keluar sebagai juara dengan hadiah jutaan rupiah. Sejak saat itu, ia jadi makin semangat membuat konten dance. Sampai suatu ketika, akun TikTok-nya jadi kian sepi penonton.

"Saya akhirnya memutuskan bekerja di 2020 sebagai resepsionis, bikin konten sudah jarang. Saya iseng buat daily vlog, viewers-nya tembus satu juta. Akhirnya, mulai percaya diri tekuni daily vlog dan memutuskan resign," lanjut Jidan. "Sekitar 2-3 bulan menganggur, saya iseng membuat konten tanaman dan juga binatang. Di Snack Video juga ramai sampai dapat penghasilan 1,2 juta di bulan kedua. Saya ajak keponakan dan anak tetangga, ternyata viewers-nya tembus satu juta penonton. Dari situ saya berpikiran buat terus berkembang dengan konten daily vlog tentang binatang dan tanaman."

2. Ajak Cika si Berang-Berang Ikut Berpetualang


Ajak Cika si Berang-Berang Ikut Berpetualang
Dokumentasi Jidan

Berkat konten daily vlog tentang alam dan binatang, akun TikTok Jidan pun makin berkembang. Seiring berjalannya waktu, ia merasa kontennya makin sepi. Tak menyerah, ia lantas memutar ide untuk membuat konten jadi lebih berwarna dengan mengajak Cika, si berang-berang untuk turut serta dalam petualangan. Seperti yang sudah diduga, konten Jidan jadi makin langganan FYP (For Your Page).

"Makin hari, konten kreator makin banyak. Setelah saya mendapatkan 500 ribu followers, mulai sepi. Saya ingin punya inovasi baru biar penonton enggak bosan. Karena konten saya di air dan sawah, saya konsultasi ke beberapa teman kalau pelihara berang-berang ini cocok enggak? Kayaknya cocok karena dia juga suka menyelam untuk cari ikan," beber Jidan. "Akhirnya, saya adopsi si Cika. Sampai akhirnya dia sudah besar dan bisa jalan mengikuti saya kemana-mana. Saya coba ajak dia jalan-jalan ke sungai, ternyata dia mau berenang dan makin hari makin jago."

Selama berpetualang, Jidan menyebut bahwa sudah menemui banyak jenis binatang. Tak jarang, ia kerap menjumpai binatang-binatang langka yang sebelumnya hanya ditemui dan dipelajari di buku pelajaran. Pengetahuan inilah yang menjadi bekal Jidan saat mengidentifikasi jenis-jenis satwa yang kerap ia temui di alam bebas.

"Di alam saya pernah melihat kucing sawah, Blacan Jawa. Selanjutnya saya pernah melihat ayam hutan. Sangat bahagia karena itu pertama kalinya saya melihat ayam hutan secara langsung di alam liar. Tapi karena itu binatang langka yang dilindungi, saya cukup melihat dan menikmati saja tanpa saya tangkap ataupun rekam. Karena ketika saya rekam, takutnya memicu para pemburu liar untuk datang ke daerah dan termotivasi untuk masuk ke alam," jelas Jidan.

3. Punya Banyak Jenis Binatang Peliharaan


Punya Banyak Jenis Binatang Peliharaan
TikTok/jidanibrahim02

Jidan mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia binatang sudah ada sejak masih kecil. Saat itu, ia sering membantu kakeknya berternak lobster hingga ikan hias. Tak hanya merawat, Jidan juga lihai dalam memasarkan hasil panen lewat media sosial. Bahkan, modal awal saat menggeluti dunia konten kreator pun didapatkan dari hasil panen ternak yang dibudidayakannya.

Hingga kini, sudah ada beragam jenis mamalia yang dipelihara Jidan seperti berang-berang, hamster hingga sugar glider. Ditambah, ia juga kerap membudidayakan burung-burung hingga aneka macam ikan hias yang didapatkannya dari alam. Sejauh ini, Jidan menyebut bahwa Cika si berang-berang merupakan binatang peliharaan miliknya yang paling banyak menguras biaya. Bagaimana tidak? Dalam sehari, Cika bisa menghabiskan sampai 1,5 kilogram daging ikan lele segar.

"Untuk binatang yang dipelihara ada berang-berang Cika, hamster, dan sugar glider. Terus juga ada ikan channa yang diambil dari alam dan burung yang saya dapat dari sawah. Sejauh ini yang paling menguras biaya dan susah dikembangbiakkan itu berang-berang," ujar Jidan. "Karena makannya (Cika) sehari bisa sampai 1,5 kilogram (ikan) lele hidup. Dia (berang-berang) juga susah dikembangbiakkan. Karena kalau sudah jinak terhadap manusia, dia punya rasa si pemiliknya hanya punya dia. Saya sudah coba memberikan pasangan, tapi dia agak galak."

4. Tak Berhenti Pelajari Ilmu Binatang


Tak Berhenti Pelajari Ilmu Binatang
TikTok/jidanibrahim02

Menghabiskan banyak waktu di alam membuat Jidan menemukan beragam pelajaran berharga, terutama tentang bertahan hidup. Tak hanya itu saja, hidup berdampingan dengan para binatang juga membuat Jidan belajar tentang arti sebuah kesabaran. Pasalnya, mengenali dan menjaga mood binatang peliharaan adalah hal yang susah dilakukan.

Untuk menambah pengetahuannya tentang binatang, Jidan kerap melakukan sharing dengan teman-teman sesama kreator binatang lainnya. Dalam sharing ini, ia bisa saling belajar dari pengalaman masing-masing agar tidak melakukan kesalahan. Hal ini pun ia diterapkan saat membuat inkubator penetasan telur burung sendiri. Hasilnya, telur-telur burung pun bisa sukses menetas dengan sempurna.

"Karena minat saya tentang eksplorasi alam itu besar, jadi saya banyak belajar dan menemukan hal baru. Misalnya, cara melewati arus sungai yang deras agar tidak terjadi bahaya," beber Jidan. "Terus dari memelihara binatang, kita bisa belajar jadi orang yang sabar. Saya juga sering sharing tentang (binatang peliharaan) dengan konten kreator binatang lain ketika ada masalah (dengan binatang peliharaan masing-masing)."

5. Tantangan Berat Jadi Konten Kreator


Tantangan Berat Jadi Konten Kreator
TikTok/jidanibrahim02

Makin lama, video unggahan Jidan di TikTok jadi kian populer. Hingga suatu ketika, ada sebuah akun YouTube yang mengatasnamakan dirinya. Dalam unggahannya, channel YouTube palsu ini kerap mengunggah video Jidan yang sudah dipotong-potong sehingga menimbulkan kontroversi. Alhasil, Jidan pun mendapat banyak komentar negatif. Untuk menghindari hal yang sama, ia yang awalnya masih menunda aktif di YouTube, akhirnya memutuskan launching channel pada akhir Agustus 2022 mendatang.

"Sebelumnya saya belum ada niat mengembangkan YouTube karena di TikTok sudah repot. Tapi, ada yang memalsukan YouTube atas nama saya. Salah satu videonya di YouTube tembus sampai 1,7 juta viewers. Tapi karena videonya dipotong-potong, saya banyak dihujat," ungkap Jidan. "Akhirnya saya langsung pakai jasa IT buat menonaktifkan akun tersebut. Makanya untuk mengantisipasi hal sama, saya akan membuat akun YouTube resmi atas nama Jidan Ibrahim sekitar akhir bulan Agustus."

Di sisi lain, konten-konten petualangan Jidan mencari binatang di alam tak bisa sering-sering dilakukan jika kondisi cuaca sedang tak menentu. Untuk menyiasati hal tersebut, Jidan pun menyelingi konten petualangannya dengan aktivitas merawat peliharan yang ada di rumah. Terbukti, trik ini justru membuat para followers makin betah berlama-lama menonton video-video Jidan.

6. Tips Merawat Binatang Peliharaan Buat Para Pemula


Tips Merawat Binatang Peliharaan Buat Para Pemula
TikTok/jidanibrahim02

Tak hanya kisah perjalanannya sebagai konten kreator, Jidan juga berbagi tips bagi para pemula yang ingin mencoba merawat binatang. Menurut Jidan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih binatang yang memang untuk peliharaan. Saat memilih binatang peliharaan, pastikan untuk menyesuaikannya dengan waktu luang masing-masing. Yang paling penting, tanamkan perasaan tulus dan menganggapnya sebagai teman.

"Pastikan memelihara binatang yang memang untuk peliharaan seperti kucing, hamster, kelinci atau marmut. Untuk pertama kali, harus benar-benar selektif memilih binatang karena memelihara ini menguras waktu. Jadi, sesuaikan dengan kegiatan kita," saran Jidan. "Misalnya kita kerja 8 jam, berarti peliharanya burung yang bisa ditinggal. Tapi kalau berang-berang yang harus dipantau setiap waktu, jangan dulu. Selanjutnya, tulus memelihara sebagai teman, sering diajak main supaya tidak stres. Kadang, orang memelihara itu hanya karena ingin dijual."

Pada dasarnya, memelihara binatang adalah sebuah komitmen jangka panjang. Karena itulah, para pemula juga harus lebih jeli memerhatikan mood binatang peliharaannya. Hal ini dilakukan agar sang binatang merasa nyaman dan bahagia saat dipelihara oleh kita.

7. Tulus Bagikan Berkat Kepada Lebih Banyak Orang


Tulus Bagikan Berkat Kepada Lebih Banyak Orang
TikTok/jidanibrahim02

Sejauh ini, Jidan sudah berhasil berbagi berkat kepada orang-orang terdekatnya. Tak puas, ia ingin bisa segera membangun rumah khusus bak mini zoo sebagai wadah bagi para pengikut hingga orang-orang sekitar untuk belajar lebih dalam mengenal dunia binatang. Karena itulah, ia berharap bisa menambah peliharaannya menjadi lebih beragam.

"Saya ingin mengangkat kearifan lokal untuk dikenal masyarakat. Jadi, bisa berguna dan jadi berkat untuk orang terdekat dan lingkungan sekitar. Alhamdulillah sudah tercapai," beber Jidan. "Kedepannya saya masih ingin fokus untuk memperbanyak binatang peliharaan. Kemudian, saya ingin membuat bangunan khusus yang isinya binatang-binatang, seperti mini zoo. Jadi bisa buat tempat edukasi juga. Ya syukur-syukur kalau bisa menangkarkan dengan izin yang lengkap jadi bisa menjaga kelestarian binatang."

Akhirnya, ketulusan adalah kunci utama saat seseorang memutuskan untuk memelihara binatang. Dengan ketulusan, Jidan berhasil mendapatkan berkat sekaligus membagikannya pada orang-orang terdekat. Semoga sukses selalu, Jidan.


You can share this post!