Pelayan Kuil di Thailand Tega Bunuh Seorang Pria Usai Dengar Rencana Perampokan
Pexel/Faruk Tokluo─člu
Dunia

Pelayan kuli di Thailand nekad membunuh seorang pria setelah tak sengaja mendengar rencananya untuk melakukan perampokan. Pelayan itu pun akhirnya menyerahkan diri.

WowKeren - Seorang pelayan kuil di Thailand akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib. Pinyo Suwanno, nama pelayan itu, sebelumnya dicari karena kasus pembunuhan terhadap Thammarit Ngamchom (47).

Melansir The Thaiger, Pinyo Suwanno sehari-hari bekerja membantu di sebuah kuil di dekat Jalan Niphat Songkhro 2, Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla Ia mengaku membunuh Thammarit Ngamchom karena mendengar dia berencana untuk merampok kuil.

Terduga pembunuh yang berusia 48 tahun, juga dikenal sebagai Wat Koh Sua, yang tinggal di Wat Sisawangwong, mengungkapkan bahwa dia mendengar Thammarit berbicara dengan teman-temannya di telepon di bangku marmer di depan Sekolah Phrapariyattham. Ia mendengar Thammarit mengatakan aman untuk merampok kuil karena kepala biara dan para biksu telah tidur dan uang tunai sekitar 400.000-500.000 baht disimpan di dalam kuil.

Hal itu pun membuat Pinyo marah. Ia kemudian mengambil tongkat kayu dan memukul kepala Thammarat tiga kali hingga membunuh pria itu di tempat. Dia kemudian mengikat cawat di leher Thammarat dan menyeret tubuh ke semak-semak di belakang sekolah dharma di dalam kuil dan meninggalkannya di sana.


Jasad Thammarat ditemukan oleh para biksu pada hari Minggu (14/8), saat pergi keluar untuk memberi sedekah. Letnan Kolonel Pol Tatinai Prang, Wakil Pengawas, Kantor Polisi Hat Yai, Provinsi Songkhla, menerima telepon dari para biksu bahwa mereka menemukan mayat di kuil.

Polisi menemukan Thammarit tewas di taman hutan belakang sekolah di dalam kuil, berbaring telungkup, mengenakan celana panjang cokelat, dan baju olahraga merah. Tubuhnya ditutupi dengan lembaran vinil dan kakinya mencuat.

Otopsi awal mengungkapkan ada lubang di kepala mayat yang tampak seperti ditusuk dengan benda padat. Ada cawat yang melilit lehernya dan pria itu mungkin meninggal sekitar pukul 6 sore di hari Sabtu (13/8).

Pinyo dibawa kembali ke kuil untuk diperagakan kembali, didakwa dengan pembunuhan, dan ditahan di kantor polisi Hat Yai untuk proses hukum lebih lanjut. Petugas dari kantor polisi Hat Yai dan tim investigasi Polisi Provinsi Songkhla melaporkan bahwa mereka akan memeriksa rekaman CCTV dari area rumah tempat Thammarit tinggal dan di dalam dan di luar area kuil sebelum menyimpulkan kasus tersebut.

(wk/amel)

You can share this post!

Artikel Terkait