Diduga Buat Ibu Kelaparan Agar Mati dan Dapat Warisan, Pria Thailand Ini Malah Ditemukan Membusuk
Pixabay/soumen82hazra
Dunia

Seorang pria di Thailand ditemukan tewas membusuk di rumahnya. Sang ibu juga ditemukan dengan kondisi memprihatinkan di samping mayat sang putra dan mengungkap fakta tragis.

WowKeren - Seorang pria ditemukan tewas membusuk di sebuah rumah di Provinsi Buriram, Thailand. Pria itu diduga meninggal karena TBC atau tuberkulosis. Yang lebih mengejutkan, pria itu diduga telah mencoba membuat sang ibu kelaparan sampai mati dengan harapan bisa mendapatkan warisannya.

Melansir The Thaiger, petugas dari Kantor Polisi Satuek dan tim Rescue Wang Krut dipanggil untuk menyelidiki sebuah rumah berlantai satu di Kecamatan Nikom itu kemarin, setelah tetangga memberi tahu kematian pria itu. Pria itu, Thongdee Salagam (57) ditemukan telah membusuk di ranjang kayu di dalam rumahnya. Petugas menemukan bau menjijikkan dari tubuh itu dan percaya bahwa Thongdee telah mati selama lebih dari empat hari.

Petugas juga menemukan Nuan Salangam (82), ibu dari pria itu terbaring di tempat tidur di dekat mayatnya. Nuan mengaku tidak menyadari bahwa putranya telah meninggal. Nuan memberi tahu petugas bahwa dia kelaparan dan belum makan atau minum apa pun selama 3-4 hari.


Nuan juga mengaku telah terbaring di tempat tidur selama 10 tahun yang lalu. Dia memiliki akses ke subsidi negara untuk orang tua dan orang cacat tetapi putranya mencuri uang itu, menghabiskannya untuk minuman keras, dan membiarkannya kelaparan. Nuan juga merasa bahwa Thongdee ingin dia mati kelaparan agar bisa menjual rumah, tanah, dan semua asetnya.

"Thongdee memakan makanan di depanku. Saya memintanya untuk makan, tetapi dia tidak memberi saya apa-apa. Saya harus minum air keran. Dia selalu memukuliku setiap kali dia mabuk. Saya tidak tahu bagaimana saya bertahan sampai sekarang. Saya tidak punya siapa-siapa. Tidak ada listrik di sini, dan tidak ada yang akan merawat saya," ungkap Nuan.

Danita Trate-theaway (59), tetangga mereka memberi tahu media bahwa dia tahu jia Thongdee menyerang dan membuat Nuan kelapara. Ia juga telah melaporkan insiden tersebut ke polisi. Polisi memang menyelidiki tetapi mengatakan mereka tidak menemukan apa pun untuk dilaporkan.

Tetangga lain, Kae Paeree (60) menyebut bahwa Thongdee menggadaikan tanah itu 10 tahun lalu dan menghabiskan semua uangnya, sekitar 50 ribu hingga 60 ribu baht, untuk berjudi. Bunganya menaikkan utang menjadi 300 ribu baht. Debitur sedang menunggu nenek meninggal untuk merebut tanah.

(wk/amel)

You can share this post!

Artikel Terkait