Frans Nickolas mengaku pernah kecanduan menonton film pornografi. Lantas bagaimana Frans Nickolas bisa menghilangkan rasa candu dari film pornografi tersebut?
- Dessy Novitasari
- Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:26 WIB
WowKeren - Frans Nickolas blak-blakan mengaku pernah kecanduan menonton film porno. Bahkan, Frans mengaku menonton film porno sejak SMP hingga menikah.
"Lama banget (kecanduannya) dari mulai sekolah, dari SMP sampai nikah, ada waktu-waktunya (untuk menonton)," ungkap Frans Nickolas saat ditemui di CGV Grand Indonesia, Jakarta pada Selasa (26/10).
Tak mau terus-terusan kecanduan film porno, Frans Nickolas pun melakukan berbagai cara untuk bisa berhenti dari rasa candu itu. Frans pun mengaku sempat konsultasi kepada para ahli untuk menghilangkan kecanduan terhadap film porno.
"Yang saya lakukan adalah konsultasi kepada ahlinya, keterbukaan adalah awal pemulihan, ada teman-teman yang bantu, terus juga dekatkan diri ke Tuhan," ucap Frans Nickolas.
Namun sebelumnya, kebiasaan Frans Nickolas sempat diketahui sang istri. Hal ini lantas membuat sang istri marah, sehingga rumah tangga Frans berjalan tidak baik-baik saja kala itu.
"Oh iya (murka). Pasti luka lah. Kebayang nggak, orang yang lu cintai, dekat sama lu, lebih memilih sama fantasy. Yang gua lakuin sama saja dengan selingkuh yang berawal dari pikiran," kata Frans Nickolas.
Seiring berjalannya waktu, Frans Nickolas mulai tersadar bahwa menonton film porno dapat memberi efek buruk bagi pikiran. Tak hanya pikiran, Frans menyebut tubuhnya, orang-orang terdekat hingga rumah tangganya ikut terkena efek negatif itu.
"Ternyata apa yang aku lakukan ini tidak sehat efeknya, tidak baik termasuk ke dalam pernikahan. Saat menyadari itu, Aku mulai berubah. Kalau dulu kan aku anggapnya 'ah biasa cowok mah siapa sih yang nggak nonton bokep'," pungkas Frans Nickolas.
Seperti diketahui, Frans Nickolas telah resmi menikah dengan sang istri, Liana Effendi pada tahun 2010 silam. Kini, Frans dan Liana tengah bahagia membangun rumah tangga. Kebahagiaan mereka semakin berwarna dengan kehadiran anak-anak mereka.
(wk/dess)