Tetap Profesional, Lee Seung Gi Segera Syuting 'All The Butlers 2' Meski Berkonflik dengan Agensi
Instagram/sbs_jipsabu
TV
Lee Seung Gi vs Agensi

Lee Seung Gi dikabarkan siap syuting program SBS 'All The Butlers' season 2. Hal ini menarik banyak perhatian karena dia sedang berkonflik dengan agensi.

WowKeren - Lee Seung Gi menunjukkan sikap profesional meski tengah diterpa masalah serius yang berkaitan dengan agensinya, Hook Entertainment. Pasalnya, dia akan segera kembali ke variety show lewat program SBS "All The Butlers" season 2.

Menurut laporan YTN Star, Lee Seung Gi akan berpartisipasi dalam syuting pertama "All The Butlers 2". Beberapa pejabat industri hiburan juga mengatakan bahwa sang aktor akan menjalani proses syuting sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Masalah pembayaran dengan agensi jelas mempengaruhi kondisi mental Lee Seung Gi, sehingga tidak mudah baginya syuting program hiburan dan tertawa di depan kamera. Namun dia rela mengesampingkan masalah pribadi agar tak merugikan tim produksi dan rekan kerjanya di "All The Butlers 2".

Dengan begitu, Lee Seung Gi sekali lagi menarik perhatian dengan menunjukkan penampilan yang berani di tengah kontroversi. Pemirsa pun mengantisipasi lebih banyak tawa dan keseruan dari anggota "All The Butlers" yang akan kembali bersatu di season baru.


"All The Butlers" sendiri pertama kali tayang pada tahun 2017. Dalam program ini, para anggota menghabiskan waktu bersama tokoh terkenal untuk berguru dan menimba ilmu dari mereka.

"All The Butlers 2" sedang diatur ulang dan dijadwalkan untuk syuting pertama. Tim produksi juga tengah mendiskusikan tanggal siaran pertama setelah penyelenggaraan Piala Dunia.

Sementara itu, Lee Seung Gi tengah menjadi topik panas usai terungkap telah diperbudak oleh agensinya sendiri. Menurut laporan Dispatch, gaji Lee Seung Gi sebagai penyanyi selama belasan tahun terakhir telah ditilap oleh agensi.

Mirisnya, Lee Seung Gi justru direndahkan oleh agensi saat meminta transparansi gaji. Dia disebut sebagai "penyanyi minus" yang hanya merugikan perusahaan karena "penggemar tidak membeli albumnya".

(wk/eval)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel