Kasus Taeyeon SNSD Jadi Korban Penipuan Properti Miliaran Won Tunjukkan Perkembangan
Instagram/taeyeon_ss
Selebriti

Kasus penipuan real estate dengan Taeyeon SNSD menjadi salah satu korbannya menunjukkan perkembangan. Kasus ini sempat dilempar-lempar oleh pihak berwajib.

WowKeren - Kasus penipuan properti yang dikabarkan korbannya adalah Tae Yeon SNSD (Girls' Generation) telah memasuki babak baru. Kasus penipuan real estate terencana ini akan diserahkan ke kejaksaan.

Pada Senin (28/11), Kantor Polisi Seoul mengumumkan bahwa mereka telah mengirim sekitar 20 pejabat termasuk perwakilan perusahaan real estat ternecana, atas tuduhan penipuan ke kejaksaan. Mereka dijerat Undang-Undang tentang Hukuman Berat Kejahatan Ekonomi Khusus dan melanggar Undang-Undang Lahan Pertanian.

Mereka dituduh menerima 250 miliar won (sekitar Rp2,9 triliun) yang didapat dari penjualan 3 ribu korban. Mereka menipu korban dengan membangikan informasi pembangunan dirahasiakan terkait tanah di Songpa-gu dan Gangdong-gu di Seoul, Wonju di Gangwon-do, dan Pyeongtaek di Gyeonggi-do.

Penipuan real estat terencana adalah metode penipuan untuk menjual kembali saham tanah pada sejumlah orang yang tidak ditentukan dengan harga tinggi. Korban ditipu dengan iming-iming tidak ada larangan pembangunan atau bahwa larangan tersebut akan dicabut. Tanah yang dipromosikan mereka ditetapkan sebagai kawasan konservasi mutlak seperti "biotope" yang merupakan habitat organisme tertentu di kota, sehingga pembangunan pada kenyataan tidak mungkin dilakukan.


Polisi menerima pengaduan para korban pada Juli tahun lalu. Mereka kemudian melakukan penyelidikan dan mengirim 10 orang bersangkutan ke kantor kejasaan. Namun pada Desember tahun yang sama, Kantor Kejasaan Distrik Pusat Seoul meminta penyelidikan tambahan, mereka mengambil alih kembali kasus tersebut dan menyerahkan kembali ke kejakasaan.

Secara khusus, keluarga Taeyeon termasuk ke jajaran korban. Kala itu, ayah Taeyeon dikabarkan membeli tanah di Hanam, Gyeonggi-do atas nama Taeyeon.

Namun mengenai hal ini, Taeyeon menjelaskan keluarganya membeli tanah itu untuk keperluan rumah tangga. Mereka tidak membelinya untuk kepentingan spekulatif.

"Keinginanku adalah mendirikan rumah untuk keluargaku yang akan sedikit lebih dekat dengan tempatku bekerja dan tinggal. Membuat tempat untuk keluargaku adalah impianku. Dengan persetujuan keluargaku, kedua orang tuaku langsung mengecek dan memutuskan untuk membelinya karena mereka juga memiliki impian yang sama denganku," kata Taeyeon.

(wk/inta)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait