Panembahan Al Nahyan Nasution alias Nahyan sering mencuri perhatian karena tingkah polahnya yang tak biasa. Keponakan Kaesang Pangarep ini juga punya ciri khas nyleneh saat tampil di pemotretan bersama keluarganya.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 23 Desember 2022 - 09:02 WIB
WowKeren - Sosok Panembahan Al Nahyan Nasution alias Nahyan dikenal selalu tampil beda. Ciri khasnya yang anti mainstream inilah yang membuat publik jadi gemas.
Ia pun sempat memicu kekaguman karena mejeng pakai singlet di poster Hari Ibu. Tak cuma itu, kelucuan keponakan Kaesang Pangarep ini kembali terlihat saat foto keluarga. Dalam foto tersebut, tampak ayah ibu Nahyan, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu serta sang kakak, Sedah Mirah.
Ketiganya terlihat kompak pamer senyum di depan kamera. Namun, Nahyan si bocah slengean justru pose tak terduga. Beda sendiri, ia malah pose mangap dan terlihat menonjol di sesi pemotretan. Alhasil fans jadi tergelak melihat kelakuan Nahyan.
"Pokokee lakone Nahyan," kata netter. "Nahyan ketawa nya kelebaran liat bang mbak Sedah senyum nya manis bangetttt,ttp aja lucu cucu nya mbah Owi," seru netter. "Nahyan jiwanya benar2 bebas. Bakal jd anak cerdas, percaya diri tinggi dan punya pendirian kuat sejak dini, nantinya," tutur yang lainnya.
Disisi lain, ini bukan kali pertama ia pose mangap di pemotretan. Sebelumnya, Nahyan juga melakukan aksi serupa ketika pose bersama Kahiyang sang ibu. Meski memakai baju formal, tingkah polah nyleneh ala Nahyan ini tak urung memicu gelak tawa.
""Abang Medan" muka mamak 😍😍 gemeushh," kata netter. "Posenya Nahyan kocak hahaha," kata netter.
Sebelumnya, sikap beda Nahyan ini sempat membuat Bobby disindir netter soal pola didik. Terkait hal itu, psikolog Sani Budiantini mengungkap pola asuh yang cocok untuk anak superaktif seperti Nahyan.
"Biasanya anak aktif dan superaktif itu diturunkan dari orangtua yang aktif. Anak yang aktif biasanya mereka senang mengeksplor, tidak suka berdiam diri, suka mencoba hal baru," kata Sani pada Insert Live. "Parenting style yang baik adalah bagaimana membuat anak yang aktif atau superaktif menjadi konstruktif, misalnya kalau anak main lego dilempar-lempar, ajarin untuk menyusun lego menjadi bentuk tertentu."
(wk/riaw)