Di awal review-nya, jurnalis Korea merasa takjub dengan karya penulis Kim Eun Sook tentang kekerasan sekolah di 'The Glory' padahal selama ini dikenal dengan karya melodrama saja.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 31 Desember 2022 - 11:16 WIB
WowKeren - "The Glory" sudah resmi dirilis oleh Netlix sebanyak 8 episode pada Jumat (30/12). Begitu dirilis, jurnalis Korea memberikan sorotan khusus pada alur drama garapan penulis naskah Kim Eun Sook yang dibintangi Song Hye Kyo dan Lee Do Hyun tersebut.
Di awal review-nya, jurnalis Korea merasa takjub dengan karya penulis Kim Eun Sook tentang kekerasan sekolah padahal selama ini dikenal dengan karya melodrama saja. Song Hye Kyo yang tampil alami tanpa riasan juga dipuji sukses melebur dalam dunia "The Glory".
Semua karakter dalam "The Glory" dipuji hidup dan menarik. Dong Eun (Song Hye Kyo) bersumpah menjalani hidupnya dengan hanya fokus pada balas dendam. Dalam perjalannya, wanita itu menciptakan hubungan antara cinta dan solidaritas dengan Joo Yeo Jeong (Lee Do Hyun).
Meski bukan drama tentang kisah cintanya, Song Hye Kyo tetap bersinar dalam "The Glory". Wajah dan matanya yang tak bernyawa dan kering yang terlepas dari segala sesuatu di dunia membuatnya tampak seperti Dong Eun yang tersiksa karena pernah mengalami kekerasan di sekolah.
Secara khusus, jurnalis juga menyoroti chemistry yang dipancarkan Song Hye Kyo dan Lee Do Hyun dalam "The Glory". Jurnalis memuji Lee Do Hyun yang dapat menyeimbangkan diri dengan Song Hye Kyo. Chemistry eduanya memberikan kehangatan tidak terduga dalam drama.
Akting tajam Lim Ji Yeon sebagai wanita yang di masa lalu menjadi pembully menjadi poros lain dari Song Hye Kyo. Aktris muda Jung Ji So dan Shin Ye Eun, yang masing-masing memerankan masa kecil Dong Eun dan Yeon Jin juga sukses meningkatkan konsentrasi di tahap awal drama.
Di atas segalanya, pesan yang disampaikan oleh karya "The Glory" begitu kuat. Kekerasan di sekolah adalah kisah yang dekat dengan penulis Kim Eun Sook, yang memiliki seorang putri di sekolah menengah. Penulis Kim Eun Sook dengan putus asa menggambarkan fakta bahwa kekerasan di sekolah, yang dianggap sebagai lelucon ringan bagi pelaku, adalah neraka bagi korban.
Melalui Dong Eun, kehidupan korban diperlihatkan dengan jelas, dan balas dendamnya digambarkan dengan lebih brutal, pilihan untuk memberikan rating penonton 19 tahun ke atas bisa dimengerti. Sayangnya penonton masih harus menunggu penayangan bagian kedua karena baru akan dirilis sekitar Maret mendatang. Nantikan terus informasi terbarunya di sini ya.
(wk/amal)