Ravi VIXX Diduga Pakai Joki Demi Hindari Wamil
Instagram/ravithecrackkidz
Selebriti
RAVI VIXX Dituduh Pakai Joki Wamil

Hari ini, Kamis (12/1) dilaporkan bahwa Ravi VIXX disebut-sebut menjadi sosok idol rapper yang menggunakan joki untuk memalsukan catatan kesehatannya demi meringankan wajib militer.

WowKeren - Ravi VIXX sukses menggemparkan pemberitaan Korea Selatan saat ini. Ia disebut-sebut menjadi rapper yang memakai jasa joki untuk menghindari wajib militer.

Pada awal Januari ini, sebuah organisasi skala besar menghadapi penyelidikan polisi karena telah membantu selebriti, atlet, serta anak-anak dari keluarga chaebol atau konglomerat untuk memalsukan catatan kesehatan mereka sehingga mendapatkan pembebasan wajib militer.

Organisasi tersebut terungkap mendapatkan sekitar 100 juta won atau setara dengan 1,2 miliar rupiah dari setiap klien mereka. Catatan kesehatan yang dipalsukan ini akan membuat kliennya menerima pembebasan wajib militer sama sekali atau menerima penugasan sebagai pelayanan publik meski mendaftar sebagai prajurit tentara aktif.

Salah satu klien dari organisasi tersebut diungkapkan adalah idol rapper terkenal "A". Sosok ini kemudian menyeret nama Ravi karena ciri-ciri yang dibeberkan.


Media melaporkan bahwa sosok A sebelumnya mengundurkan diri dari acara ragam populer pada Mei tahun lalu. Selanjutnya mendaftar wajib militer pada September lalu menjadi pekerja sosial pada Oktober. Ravi diketahui keluar dari acara "2 Days & 1 Night" untuk mempersiapkan wajib militernya.

A diungkapkan juga ikut mempromosikan bisnis organisasi ini ke orang lain. Salah satu orang di organisasi tersebut mengungkapkan "A menjadi layanan publik berkat saya".

Agensi Ravi yakni GROOVL1N masih belum memberikan tanggapan apa pun terkait rumor buruk yang menimpa artisnya ini. Media Korea Selatan sendiri melaporkan tengah berusaha menghubungi agensi namun belum mendapatkan respons.

Sementara itu, Ravi diketahui memang menjalankan wajib militernya sebagai pekerja layanan piblik pada Oktober tahun lalu. Sebelumnya, Ravi mengungkapkan hal tersebut berhubungan karena kesehatan mentalnya yang tidak memungkinkan untuk menjadi tentara aktif.

"Dua tahun lalu, aku menemukan kalau tubuhku, hatiku, dan pikiranku tidak sehat. Aku memiliki banyak gangguan panik. Banyak hari ketika aku tidak bisa bernapas dengan stabil," ungkap Ravi kala mengumumkan keberangkatannya.

(wk/alfa)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru