Venna Melinda Ceritakan Detail Detik-detik Lari dari Ferry Irawan Usai Hidungnya Berdarah
Instagram/vennamelindareal
Selebriti

Laporkan sang suami atas dugaan KDRT, Venna Melinda kini akhirnya menceritakan detik-detik menegangkan saat ia berusaha melarikan diri dari Ferry Irawan dalam kondisi berdarah untuk minta bantuan.

WowKeren - Ferry Irawan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan KDRT atas laporan sang istri, Venna Melinda. Status Ferry berubah dari saksi menjadi tersangka setelah polisi melakukan olah TKP sekaligus mengamankan beberapa barang bukti dari seprai hingga handuk berlumuran darah. Selain itu, penyidik juga disebut mengamankan sampel darah juga CCTV dari lokasi kejadian.

Sementara itu baru-baru ini Venna Melinda akhirnya tampil di depan publik untuk pertama kali setelah diduga mengalami KDRT. Pada kesempatan tersebut Venna ditemani kedua putranya yakni Verrell Bramasta dan Athalla Naufal. Ada juga Hotman Paris Hutapea yang mendampingi sebagai kuasa hukum. Venna lantas mulai blak-blakan membongkar mengenai dugaan DKRT yang dilakukan oleh sang suami di salah satu hotel di Kediri tempat mereka menginap.

Seperti diketahui jika saat itu Venna Melinda diduga mengalami tindak KDRT hingga membuat hidungnya berdarah-darah. Saat itu rupanya Venna begitu berupaya meminta bantuan. Ia juga berusaha kabur dari Ferry Irawan dengan cara berlari keluar kamar hotel.

"Waktu berdarah begitu banyak, saya mau ambil handphone, handphone saya ditarik, saya mau ambil telepon hotel, telepon saya ditarik," ujar Venna Melinda di hadapan rekan-rekan media. "Kemudian saya berhasil keluar, Qadarullah, Allah yang membuat saya bisa lari sedemikian kenceng saya keluar ke koridor hotel," sambungnya.

Setelah keluar kamar, Venna berusaha meminta bantuan dengan berteriak di sepanjang koridor hotel. Sayang seribu sayang kala itu tak ada satu pun orang yang bisa menolongnya.


Hingga akhirnya Venna bertemu salah seorang petugas hotel di depan lift. Namun saat akan meminta bantuan, Ferry Irawan disebut Venna meminta petugas tersebut untuk menjauh.

"Saya minta-minta tolong, enggak ada yang nolongin, hanya sampai di depan lift, saya ketemu sama mbak-mbak bagian kebersihan, dia kaget melihat saya berdarah-darah," cerita Venna. "Pada saat itu Ferry menyuruh mbaknya mundur, makanya mbaknya mundur, tapi sebelum mundur saya bilang 'Mbak tolong panggil polisi'. Habis itu saya kembali ke kamar, saya ambil handphone, kemudian dia dorong lagi saya ke tembok," paparnya lagi.

Venna kemudian melanjutkan cerita detik-detik dugaan KDRT yang dialaminya lebih detail. Termasuk saat Venna berusaha menghentikan tindakan Ferry dan justru terfokus pada tatapan mata sang suami. Hingga akhirnya Venna berhasil meraih ponsel miliknya untuk meminta bantuan.

"Di situ saya tatap matanya, saya bilang 'Inget Fer kamu punya ibu perempuan, kamu punya adik perempuan,' di situ lah dia seperti tersadar, pupil matanya berubah," kata Venna. "Di situ lah saya ada kesempatan ambil handphone, kemudian saya asal mencet dan yang kepencet video call dan mas Didi, Ketua DPD Perindo yang bisa melihat darah saya, karena dia satu-satunya orang yang ngangkat."

Saat itu Venna menyebut Ferry akhirnya menghentikan tindakannya. "Dan itulah Ferry berhenti enggak menyerang saya lagi, karena kalau dia nyerang, terbukti ya, live kan itu video, di situ saya merasa selamat," tandas ibunda Verrell Bramasta dan Athalla Naufal ini.

Venna lantas mengutarakan kekecewaannya atas tindakan Ferry Irawan kala itu. Terlebih saat itu Venna menyebut sang suami sempat menyangkal tindakannya. Venna pun menyentil sikap Ferry yang sempat menghalanginya meminta bantuan medis usai hidungnya berdarah-darah.

(wk/sept)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait