Anak Young Lex Divonis Autisme, Istri Cantik Nangis Beber Tanda-tandanya
Instagram/eriskanakesya
Selebriti

Istri Young Lex, Eriska Alexander perdana mengungkap fakta tentang kondisi putrinya yang mengidap autisme. Eriska tak kuasa menahan tangis menceritakan awal mula dirinya menyadari kondisi sang anak.

WowKeren - Tangis istri cantik Young Lex, Eriska Alexander pecah saat mengungkap bahwa putri kecilnya divonis dokter mengidap Autism Spectrum Disorder (ASD). Ini kali pertama Eriska menceritakan kondisi anaknya di hadapan publik.

Young Lex dan Eriska baru menyadari jika anaknya berbeda saat Zaenab Alexander atau yang akrab disapa Zeze berusia 20 bulan. Kala itu Eriska khawatir lantaran anaknya telat berbicara. Ia pun langsung memeriksakan kondisi sang anak ke dokter.

"Satu tahun delapan bulan. Aku nggak pernah ngomong ini di mana-mana kalau anak aku autis. Awal aku sedih banget pas tahu anak aku autis. Tapi pas dokter bilang aku jangan sedih karena autis itu anaknya pinter banget, tapi itu harus diasah, diterapi," ucap Eriska sambil menahan tangis di kanal YouTube Insertlive, Jumat (10/2).

"Dia telat ngomong, waktu itu umurnya satu tahun delapan bulan. Kok di usia segini belum bisa ngomong? Terus akunya periksalah ke dokter. Dokter pertama bilang kalau ini ciri-ciri autis, tapi aku harus cek ke dokter lain minimal tiga dokter untuk pastiin," sambungnya.

Awalnya Eriska merasa jika putrinya baik-baik saja dan cenderung pendiam. Namun, pikiran itu berubah saat ia melihat anak dari sepupunya yang seusia sang putri justru sudah pandai mengoceh.

Anak Young Lex Divonis Autisme, Istri Cantik Nangis Beber Tanda-tandanya

Source: YouTube

Bukan hanya telat berbicara, Zeze juga menunjukkan tingkah yang akhirnya membuat Eriska khawatir. Sampai akhirnya Zeze dibawa ke dokter utnuk menjalani pemeriksaan, dan benar saja putri Young Lex divonis mengidap autisme tingkatan rendah.

"Anak autis itu, kan, sering shaking-shaking gitu, kan, nah, dia itu begitu dan kalau dipanggil juga nggak mau nengok. Akhirnya aku berobat ke beberapa dokter dan psikolog, mereka bilang anak aku autis, tapi tingkatnya yang rendah jadi kalau diobatin bisa mudah," papar Eriska.

Setelah dibawa ke dokter, Eriska menjadi agak lebih tenang. Pasalnya dokter mengatakan kalau putrinya bisa sembuh dengan melakukan terapi. Usai hampir dua tahun menjalani terapi, kondisi anak Young Lex kian membaik.

"(Terapi) autis. Udah jauh lebih baik sekarang. Pas aku masuk ke tempat terapi banyak banget anak yang mengidap ASD, ternyata nggak seserem yang aku pikirin dan masih bisa diobati," pungkasnya.

Sambil menangis, Eriska mengaku bersyukur karena kondisi kesehatan anaknya semakin hari kian membaik. Kini, ia dan Young Lex sudah bisa menerima kondisi putri mereka.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait