Petenis Aldila Sutjiadi Gagal Masuk Final Wimbledon, Pukulan Mautnya Sempat Buat Musuh Keteteran
Instagram/dila11
Selebriti

Aldila Sutjiadi berhasil menorehkan sejarah baru untuk tenis Indonesia dalam pertandingan Wimbledon 2023 yang digelar di Lapangan 18 All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris.

WowKeren - Petenis putri Aldila Sutjiadi menorehkan sejarah baru bagi tenis Indonesia di pertandingan Wimbledon 2023. Ia berhasil masuk semifinal ganda campuran bersama rekannya, yakni Matwe Middelkoop petenis asal belanda.

Namun sayang, perjalanan Aldila harus berhenti sampai di sana. Lantaran ia gagal masuk ke babak final bersama Middelkoop usai ditumbangkan oleh lawannya pasangan Belgia/China, yakni Joran Vliegen dan Xu Yifan dalam tiga set di Lapangan 18 All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris.

Hasil akhirnya adalah 1-6, 6-3, 3-6. Hal ini membuat Aldila dan Middelkoop lagi-lagi kandas di empat besar Grand Slam setelah mengalami hal serupa di French Open bulan lalu. Melalui unggahan Instagram masing-masing, Aldila dan Middelkoop mengucapkan terima kasih atas dukungan para penggemar.

Terlepas dari kekalahan itu, pencapaian Aldila ini sangat patut diapresiasi. Ia bahkan sempat membuat lawannya yang lain keteteran karena pukulan mautnya. Momen itu tampak dalam kompilasi video yang diunggah oleh akun Instagram @spotv.indonesia pada Rabu (12/7).


Petenis Aldila Sutjiadi Gagal Masuk Final Wimbledon, Pukulan Mautnya Sempat Buat Musuh Keteteran

Instagram

Dalam video, ditunjukkan beberaa cuplikan pertandingan Aldila dan Middelkoop bukan saat melawan Joran Vliegen-Xu Yifan. Aldila selalu bisa memberikan serve yang berhasil mengecoh lawan. Pukulan-pukulan balasannya pun tak kalah kuatnya dengan sang lawan yang merupakan seorang pria.

Pukulan maut Aldila berulang kali gagal dikembalikan oleh musuh, sehingga timnya yang mendapat poin. Begitu pula dengan musuhnya yang merupakan seorang perempuan bule. Pukulan kencang dan terarah Aldila beberapa kali membuat bola sang musuh tersangkut di net.

Pujian demi pujian pun diberikan untuk Aldila. Masyarakat Indonesia ikut bangga dengan pencapaian tertinggi Aldila ini.

Ia mengikuti jejak seniornya, Angelique Widjaja yang pernah menorehkan prestasi terbaiknya di perempat final ganda putri Grand Slam lapangan rumput pada 2003 dan 2004. Legenda tenis Indonesia lainnya, Yayuk Basuki, lebih dulu mengukir prestasi terbaiknya di Wimbledon dengan menembus perempat final tunggal putri pada 1997.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!