Maudy Ayunda jadi sorotan saat foto bersama sang suami, Jesse Choi, dan sang ibu, Mauren Jasmedi. Tak cuma dipuji, Maudy juga dikira pamer kotoran hidung alias ipul di foto tersebut.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 05 Agustus 2023 - 08:55 WIB
WowKeren - Maudy Ayunda baru-baru ini pamer foto spesial bersama dua orang favoritnya. Ia rupanya sedang foto bareng sang suami, Jesse Choi dan sang ibu, Mauren Jasmedi.
Dalam foto itu, Maudy pamer ekspresi cute bersama Jesse dan Mauren. Namun foto itu rupanya sempat menuai reaksi lain dari publik.
Rupanya banyak yang salfok dan salah mengira kalau Maudy secara tak sengaja memperlihatkan kotoran hidung alias upil. "Ternyata artis punya upil yah," kata netter. "Apa saya salah liat di bagian hidung ya ?" kata netter. "Auto ngezoom," seru yang lainnya. "Upil bkn sih?tpi cantik ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜," ujar netter.
Tak tega Maudy dihujat, fans langsung gercep memberikan pembelaan. Menurut fans, itu bukan upil melainkan tulang hidung.
"Please itu bukan upil my dearest netizen. itu tulang hidung bagian dalam idunggg and somepeole emg punya type of cuping idung yg kaya gt 😂," bela fans. "Iya kak aku juga salfok komentar netizen hhh rese bgt," kata yang lainnya. "Coba gaes di zoom baik² itu bukan upil 😥," kata yang lainnya.
Sebelumnya, Maudy sempat pula dikomentari soal gigi kelinci yang ia miliki. Bahkan Maudy juga kena julid karena bentuk badannya yang kurus. Menanggapi hujatan netter, Maudy pun mengungkap pesan bijak soal opini yang bisa mempengaruhi mental seseorang.
"Saat melihat komentar Instagramku, ternyata banyak orang yang berkomentar yang sifatnya seperti body shaming, beauty bullying dan beauty shaming, seperti 'Ih matanya kecil sebelah' dan 'Badannya gepeng banget kayak triplek'. Selain itu, ada yang berkomentar terhadap gigi kelinciku, di beberapa foto yang sudah diposting," kata Maudy. "Contohnya begini, kok sekarang gendutan? Yang kita pikir hanya opini dan statement, ternyata bisa berpengaruh terhadap mental seseorang. Karena bisa mempertanyakan diri mereka sendiri, dan bisa membuat mereka tidak percaya diri."
Ia pun mengingatkan publik untuk mengakhiri soal bullying fisik. "Apa yang kamu rasakan ketika berkomentar seperti itu? Apakah kamu merasa puas? Atau karena kata-kata itu dianggap simpel? Sebenarnya apa yang kamu lakukan itu bisa menyakiti perasaan dan menggangu orang yang melihat komentar itu, lalu bertanya-tanya kepada dirinya sendiri. Ini sesuatu yang menurut aku yang perlu kita highlight, kita sama-sama mencari cara untuk stop melakukan beauty bullying. Dan mengajak temen-temen diskusi, bagaimana cara menghentikan beauty bullying," serunya.
(wk/riaw)