11 Orang Termasuk Mantan CEO Agensi Ditangkap Buntut Penyelidikan Sajaegi BTS
X/BTS_twt
Musik

Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul mendakwa Tuan Kim, seorang mantan CEO sebuah agensi serta rekan-rekannya yang terlibat dalam praktik kecurangan manipulasi chart musik.

WowKeren - Pada Selasa (21/5), Divisi Kriminal ke-6 dari Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul telah mendakwa Tuan Kim, mantan CEO agensi dan sepuluh orang lainnya atas tuduhan manipulasi chart musik atau sajaegi. Penyelidikan ini disebut masih ada kaitannya dengan tuduhan miring yang menyasar kepada BTS.

Jaksa mengirim sekelompok orang yang memanipulasi chart di situs musik besar domestik ke pengadilan tanpa penahanan. Kecurangan yang dilakukan Tuan Kim dan sepuluh terdakwa lainnya berlangsung selama satyu tahun.

Menurut kantor kejaksaan, dari Desember 2018 hingga Desember 2019, Tuan Kim dan rekan-rekannya menggunakan sekitar 500 PC virtual, IP yang dibeli dalam jumlah besar, dan 1.627 informasi pribadi yang diperoleh secara ilegal untuk menentukan peringkat sumber musik dengan berulang kali memutar 15 sumber musik sebanyak 1.727.985 kali di situs musik besar domestik.

Mereka merekrut klien melalui broker untuk memanipulasi peringkat tangga lagu musik dan melakukan kejahatan dengan mengalokasikan banyak IP ke beberapa PC virtual dan mengakses situs musik dengan banyak akun. Metode ini membuat sistem respons penyalahgunaan situs musik, yang memblokir akses dari banyak akun, menjadi tidak efektif.


Jaksa mengatakan, "Melalui penyelidikan, kami secara khusus mengonfirmasi bahwa kecurigaan terhadap penimbunan musik yang secara konsisten muncul di pasar musik, dilakukan secara sistematis."

Mengetahui kabar ini, netizen pun dibuat geram. Mereka langsung saja menyinggung soal masalah sajaegi yang juga dituduhkan kepada BTS. Menurut sebagai netter, HYBE kemungkinan besar juga melakukan hal tersebut.

"Seseorang juga harus mengajukan laporan terhadap HYBE," komentar netizen. "Mungkinkah HYBE terlibat juga? Tapi karena masalah ini, BTS yang jadi disalahkan," sahut yang lain. "Yang penting, kenapa HYBE tidak tertangkap? Aku merasa mereka hanya mengejar orang lain dan sengaja meninggalkan HYBE," tutur lainnya.

Sebelumnya, BTS juga dilaporkan akan diselidiki langsung oleh Korea Creative Content Agency (KOCCA), sebuah organisasi di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata terkait tuduhan sajaegi yang sebenarnya sudah terjadi pada tahun 2016 silam. Kasus ini diangkat lagi dan membuat RM dkk terancam kehilangan penghargaan Order of Cultural Merit yang diberikan oleh pemerintah.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait