Baim Wong bagikan video singkat perlihatkan momen kala dirinya bertemu seorang pemulung. Di tengah video, tampak seorang pemulung tersebut meminta maaf sambil berderai air mata elus sang artis. Kok bisa?
- devikireina
- Minggu, 07 Juli 2024 - 13:31 WIB
WowKeren - Aktor sekaligus YouTuber Baim Wong dikenal sebagai salah sau publik figur yang kerap melakukan aksi sosial. Tak jarang Baim ikut blusukan ke rumah orang-orang yang tak sengaja ia temui saat berada di luar.
Seperti yang terlihat baru-baru ini kala Baim bertemu dengan seorang ibu-ibu yang berprofesi sebagai pemulung bernama Jumi. Baim menyapa dengan sopan sambil menggendong putra keduanya yan sedang tertidur.
Bu Jumi menceritakan bahwa dirinya bekerja keras mencari botol-botol bekas untuk membiayai anaknya sekolah. Ia juga mengatakan memiliki tanggungan di warung yang capai Rp 1 Juta Rupiah.
Baim pun turut datang untuk membayar utang Bu Jumi kemudian lanjut mampir ke kediamannya. Sesampainya di sana, Bu Jumi meminta maaf pada Baim lantaran telah membawanya ke rumah mungilnya.
Mulanya Bu Jumi menangis sesaat setelah Baim memberinya sejumlah uang. Di sisi lain, Bu Jumi seakan isyaratkan tak enak lantaran Baim sampai berkeringat berada di dalam kediamannya. Video tersebut langsung ramai menuai beragam komentar netter.
”Si ibu minta maaf aku sampai nangiis, ibu ttep ngeusahain sekolah anaknya meskipun keadaan seadanya [sic!],” komentar seorang netter. “Dari si ibu kita belajar rejeki tidak pernah salah alamat bagi mereka yang bersabar [sic!],” sahut yang lain. “Kasihan baim.kerja sambil gendong2 anak.perjuangan seorang bpk,seorang pemimpin.sehat2 ya baim km luar biasa hebat [sic!],” timpal lainnya.
”Org yg sllu bikin saya iri, karna tidak bisa sperti dia mudah berbagi, dan menjadi inspirasi buat saya🔥 [sic!],” tambah yang lain. “Masya Allah tabarakallah, ibu sampai trus²san minta maaf nyesek nya sampe sini Bu😭 [sic!],” seloroh lainnya.”Video nya bener² mendorong hati untuk berlaku hal yg sama. semoga bertambah banyak org² yg senang berbagi 🤲 [sic!],” imbuh netter yang lain lagi.
(wk/devi)