Jennifer Coppen sengaja menyimpan abu mendiang suaminya, Dali Wassink, ke dalam liontin kalung. Ibu satu anak ini juga menjelaskan berbagai rumor miring terkait kematian Dali.
- Diah Candra Trisanti
- Minggu, 21 Juli 2024 - 21:30 WIB
WowKeren - Suami Jennifer Coppen, Dali Wassink, meninggal dunia pada Kamis sekitar pukul 02.20 WITA. Ia mengembuskan napas terakhirnya di usianya yang ke-22 akibat kecelakaan tunggal. Jenazah Dali kini telah dikremasi. Jennifer pun menyimpan sebagian abu jenazah sang suami di sebuah liontin kalung.
Hal ini terungkap dalam unggahan InstaStory Jennifer pada Minggu (21/7). Dalam unggahannya, wanita bernama lengkap Jennifer Rochelle Coppen itu mengaku sengaja menyimpan abu mendiang suaminya agar ia bisa merasa Dali selalu berada di dekatnya.
"Kamu adalah bagian dari diriku Dali," ungkap Jennifer pilu. "Aku akan selamanya memakai kalung ini dan membawamu kemana pun aku pergi."
Namun, keputusan Jennifer untuk mengkremasi jenazah Dali sempat menuai kontroversi. Pasalnya, Dali diketahui sudah menjadi mualaf. Publik sonta pro kontra dengan proses kremasi Dali.
Menanggapi hal ini, Jennifer akhirnya memberikan penjelasan. Diakui Jennifer keputusan untuk kremasi ini merupakan permintaan Dali semasa hidup.
"Banyak juga yang nanya soal kenapa Papa Dali dikremasi. Aku mau minta kalian hargai saja keputusan keluarga dan itu memang permintaan Papa Dali," ungkap Jennifer. "Memang Papa Dali mualaf, Papa Dali baru belajar agama Islam. Jadi belajar pokok, sebelum makan baca bismillah, sebelum Kamari makan disuruh baca bismillah, masuk rumah bilang assalamualaikum. Tapi memang mungkin karena belum belajar banyak jadi Papa Dali belum terlalu mengerti."
Selain itu, Jennifer membantah jika Dali kecelakaan dalam kondisi mabuk dan bertengkar dengannya. Ia juga membantah rumor cerai yang sempat beredar.
"Aku mau kalian tahu itu enggak benar. Banyak juga yang mikir kalau kita enggak posting di kiri, kanan karena kami berantem atau pisah rumah atau kami cerai. Itu enggak benar. Semuanya itu enggak benar," imbuh Jennifer. "Aku dan Dali baik-baik saja. Di hari-hari terakhir Papa Dali pun kami bareng. Cuma memang kita enggak posting saja."
"Mau bagaimanapun aku coba mengubah hari itu. Mungkin bisa saja aku chat Papa Dali untuk nyamperin aku supaya dia tidak kecelakaan, tetapi enggak bisa. Namanya takdir. Kalau sudah jalannya, enggak bisa kita ubah," tandas Jennifer.
(wk/diah)