Raffi Ahmad Ungkit Dijatuhkan Orang Dekat dalam Kasus Narkoba 2013 Silam
Instagram/raffinagita1717
Selebriti

Raffi Ahmad mengenang masa lalunya yang terjerat kasus narkoba 2013 silam. Ia tak menyesal dengan pengalaman pahitnya itu karena justru jadi titik balik perubahan hidupnya saat ini.

WowKeren - Raffi Ahmad pernah terjerat kasus narkoba pada 27 Januari 2013. Namun, masa lalu tersebut justru menjadi pelajaran berharga sekaligus jadi titik balik perubahan hidupnya.

"Kejadian itu gua nggak akan pernah sesalin. Yang ditangkap BNN misalnya," kata Raffi saat podcast bareng Wendy Cagur. "Saking dulu gua sama teman bla bla bla dan itu baru menyadarkan gua bahwa orang yang bisa menjatuhkan kita adalah orang yang benar-benar dekat sama kita."

Setelah pengalaman buruk itu, Raffi berusaha bangkit dan menjadi sosok yang lebih baik. Bahkan, Raffi yang dulunya ingin jadi James Bond dan tak mau buru-buru menikah itu malah justru berubah drastis.

"Hidup gue berubah 180 derajat. Gua berpikir dulu pengen jadi James Bond. Maksudnya gua nikahnya entar-entar umur 40," kata Raffi. "Gue dulu kepengen party sama cewek-cewek, punya mobil, ternyata jalannya nggak ke situ. Padahal kalau dipikir-pikir ya bisa aja. Gue nggak mau nikah, gue takut nggak laku di TV, tapi gue ketemu Gigi (Nagita Slavina), gue nikah, semua berubah. Setelah menikah, rezeki tambah banyak. Setelah punya anak, diubah lagi mindsetnya, ternyata jadi bapak-bapak itu jadi lebih punya makna dalam hidup. Jadi semuanya itu pelan-pelan berubah."


Obrolan Raffi ini langsung menuai reaksi dukungan. Ada pula yang kepo soal siapa orang dekat yang menjatuhkan Raffi hingga suami Gigi itu ditangkap BNN.

"Kadang kita harus jatuh dulu biar tahu mana lawan mana kawan,,kita harus terpuruk dulu biar bisa bersyukur pada waktu sedang jaya 🔥," seru netter. "Yg laporin dia dulu siapa ya?" seru netter. "Isu punya isu pacarnye kala ntu,tapi kagak tau juga ye...namanye juga isu," tutur netter.

Sebelumnya, eks pacar Raffi, Yuni Shara, juga sudah bantah tudingan polisikan Raffi. Pengacara Yuni, Minola Sebayang, curiga jika transkrip SMS itu cuma rekayasa.

"Transkrip kan bisa dibuat-buat. Bagaimana bisa membuktikan transkrip itu adalah transkrip sesungguhnya. Lalu penyadapan, berarti ada pelanggaran hukum karena apa kewenangannya bisa menyadap, kan nggak sembarangan," seru Minola. "Buktikanlah kebenaran transkrip itu di pengadilan kalau memang bermanfaat untuk pembelaan Raffi."

Pihak BNN juga sudah menyangkal soal rumor itu. "Tidak ada, informasi penyelidikan, bukan dari itu (laporan Yuni). Banyak sumber, itu hasil dari penyelidikan kami," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait