Produser Oscar 2026 menjelaskan alasan pemotongan pidato pemenang Best Original Song.
- Selasa, 17 Maret 2026 - 15:36 WIB
WowKeren - Produser acara Oscar 2026, Rob Mills, menanggapi kritik yang muncul setelah pemotongan durasi pidato para penulis lagu Golden dari KPop Demon Hunters. Pidato yang berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026, menuai banyak protes karena pemenang Best Original Song ini tidak diberikan waktu yang cukup untuk berbicara di panggung.
Mills, yang menjabat sebagai wakil presiden eksekutif hiburan alternatif dan tanpa naskah di Walt Disney Television, menjelaskan bahwa pemotongan ini terjadi akibat masalah teknis yang dihadapi dalam acara tersebut. "Kami memiliki standar yang selama ini diterapkan, di mana jika pemenangnya terdiri dari beberapa orang, maka biasanya hanya satu orang yang berbicara sebagai juru bicara," jelasnya dalam wawancara dengan Variety.
Ia menambahkan, "Misalnya, saat Anda memenangkan Oscar, Anda tahu bahwa Anda akan naik ke panggung. Bisa saja satu orang, atau bahkan lima atau enam orang. Anda harus langsung memperhatikan waktu yang dialokasikan untuk mereka." Mills juga mengusulkan agar ke depannya, mungkin perlu ditetapkan satu orang untuk berbicara dan sisa pidato bisa dilanjutkan di belakang panggung, yang kemudian disiarkan di media sosial.
Setelah pidato Ejae, situasi menjadi tegang ketika produser Lee Yu-han mencoba melanjutkan pidatonya. Ia baru saja memulai, tetapi suara orkestra yang dimainkan dengan keras membuat suaranya tidak terdengar. Ejae, yang berdiri di sampingnya, tampak meminta sedikit waktu agar Lee Yu-han bisa menyelesaikan pidatonya, namun orkestra terus memainkan musiknya dengan volume tinggi.
Tidak hanya itu, lampu-lampu di sekitar panggung juga dimatikan meski para komposer masih berdiri di depan mikrofon. Banyak penonton menilai bahwa perlakuan yang diberikan kepada tim KPop Demon Hunters sangat berbeda dibandingkan dengan pemenang kategori lainnya. Tim lagu Golden dipotong paksa sebelum dua menit, sementara pemenang kategori sinematografi diberikan waktu hampir empat menit untuk berbicara.
Kekecewaan warganet semakin meningkat ketika mereka melihat bahwa pemenang kategori utama, seperti aktor, aktris, dan sutradara, diberikan durasi berbicara yang lebih leluasa di akhir acara. Perbedaan waktu yang mencolok ini memicu spekulasi di media sosial mengenai adanya bias terhadap kreator asal Asia.
Situasi ini semakin diperparah dengan insiden serupa yang dialami oleh produser Kpop Demon Hunters, Michelle L.M. Wong, saat menerima penghargaan Best Animated Feature. Rob Mills menyatakan bahwa pihaknya akan mencari solusi untuk menangani masalah pidato di masa depan. "Kami akan melakukan evaluasi untuk tahun depan untuk melihat bagaimana kami bisa menangani pidato dengan lebih baik," ujarnya.
(wk/timw)