Yeon Sang-ho membahas perbedaan antara Colony dan Train to Busan, serta kembali hadirnya Jun Ji-hyun.
- Kamis, 09 April 2026 - 22:05 WIB
WowKeren - Sutradara Yeon Sang-ho baru saja mengungkapkan perbedaan mendasar antara film zombie terbarunya, Colony, dan film sebelumnya, Train to Busan. Colony yang dibintangi oleh Jun Ji-hyun ini menggambarkan ketakutan di dunia yang telah berubah, berbeda dengan kecemasan mendalam yang ditampilkan di Train to Busan saat bencana terjadi secara tiba-tiba.
Yeon Sang-ho menjelaskan bahwa genre zombie merupakan medium yang efektif untuk mengekspresikan ketakutan laten dalam masyarakat. “Seperti Train to Busan yang mencoba menangkap ketakutan pada masanya, saya berharap penonton melihat Colony sebagai representasi ketakutan yang saya rasakan sekarang, 10 tahun kemudian,” ujarnya. Dengan latar belakang gedung tertutup, Colony menampilkan perjuangan para penyintas melawan infeksi misterius dari makhluk yang terus berevolusi.
Film Train to Busan yang dirilis pada tahun 2016 berhasil meraih kesuksesan besar, dengan lebih dari 11 juta tiket terjual di box office Korea Selatan, menjadikannya salah satu film terlaris di negara tersebut. Berbeda dengan Train to Busan, yang menggambarkan situasi awal yang tampak normal sebelum berubah menjadi kekacauan akibat serangan virus zombie, Colony menawarkan perspektif baru tentang ketakutan hidup dalam situasi yang tidak terduga.
Colony juga menandai kembalinya Jun Ji-hyun ke layar lebar setelah hampir satu dekade, setelah terakhir kali tampil dalam film Assassination pada tahun 2015. “Saya sangat senang bisa kembali. Saya adalah penggemar berat sutradara Yeon dan antusias bisa bekerja sama dengan para aktor luar biasa di proyek ini,” kata Jun Ji-hyun tentang perannya dalam film ini.
Sementara itu, Yeon Sang-ho memberikan pujian kepada Jun Ji-hyun, menyebutnya mampu menunjukkan spektrum akting yang tajam, ceria, dan tulus. Ia juga mengapresiasi Ji Chang-wook yang menunjukkan totalitas dalam melakoni adegan aksi, mengatakan, “Saya sempat bertanya-tanya apakah orang setampan dia boleh bekerja sekeras itu. Tidak ada yang tidak bisa dia lakukan, mulai dari akting emosional hingga aksi.”
Dalam film ini, Koo Kyo-hwan berperan sebagai profesor biologi, sementara Shin Hyun-been memerankan seorang profesor bioteknologi yang berusaha mencari penyebab teror dari luar gedung yang disegel. “Menyaksikan apa yang terjadi di dalam melalui monitor membuat saya merasa tak berdaya, seperti penonton yang tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Shin Hyun-been mengenai pengalaman syutingnya.
Meski menjanjikan intensitas ketegangan yang tinggi, Yeon Sang-ho memastikan bahwa Colony tetap akan menjadi tontonan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Film ini dijadwalkan tayang mulai Mei 2026, namun belum ada informasi mengenai jadwal perilisan Colony di bioskop Indonesia.
(wk/timw)