Rina Nose berbagi pengalaman pasca operasi hidung, mengungkap rasa cemas dan menyesal.
- Selasa, 21 April 2026 - 16:31 WIB
WowKeren - Rina Nose, seorang host terkenal Indonesia, baru-baru ini menjalani operasi plastik untuk mempercantik penampilan hidungnya. Meskipun keputusan tersebut sudah dipikirkan secara matang, Rina mengaku mengalami kecemasan setelah menjalani prosedur tersebut, yang dikenal dengan istilah post-op blues.
Dalam sebuah pernyataan, Rina Nose mengungkapkan, "Aku cari-cari tahu kan, orang-orang yang ngalamin itu karena nggak pernah ada di mana pun, nggak ada yang sharing tentang kondisi pemulihan itu gimana secara psikologi." Dia merasa banyak orang yang mengalami hal serupa, terutama setelah menjalani operasi plastik, dan tidak ada informasi yang cukup mengenai dampak psikologisnya.
Rina menjelaskan bahwa post-op blues dapat menimbulkan rasa cemas yang berlebihan terkait perubahan fisik, bahkan menyebabkan penyesalan. "Di luar negeri gitu, jadi dia mengalami hal serupa. Dia merasa menyesal, dia sampai nangis, dia depresilah selama dua bulan karena dia pikir mukanya akan begitu, padahal belum selesai. Ternyata itu namanya post-op blues," tambahnya.
Kecemasan yang dirasakannya berkaitan dengan pendapat orang tentang penampilannya yang baru. Rina mengungkapkan, "Aku melihat di kamera, kok beda ya. Jadi kayak aku melihat di kaca, terus ke kamera, kok beda ya, gitu, gitu. Kayak di kamera handphone, melihat di kaca, entar kalau di TV gimana ya, ntar di kamera wartawan gimana ya, gitu, gitu, gitu." Dia terus-menerus memikirkan bagaimana penampilannya di berbagai media.
Meskipun mengalami kecemasan tersebut, Rina Nose menjelaskan alasannya memilih untuk melakukan perubahan pada wajahnya. Ia menyampaikan keyakinannya setelah berkonsultasi dengan dokter bedah plastik, yaitu Dokter Tompi. "Dokter Tompi meyakinkan aku kalau wajahku nggak akan dibuat macam-macam. Jadi, cuma dibuat seperti kalau aku pakai makeup dan pakai shading di hidung. Itulah yang bikin aku yakin," tuturnya.
Pengalaman Rina Nose ini menunjukkan bahwa meskipun seseorang telah memikirkan keputusan besar seperti operasi plastik, dampak psikologis pasca operasi tetap dapat mempengaruhi perasaan dan kepercayaan diri mereka. Hal ini menjadi penting untuk dibahas agar orang-orang yang mempertimbangkan operasi plastik memahami potensi tantangan yang mungkin mereka hadapi setelahnya.
Dengan berbagi pengalaman ini, Rina berharap dapat memberikan informasi yang berguna bagi orang-orang yang berencana menjalani prosedur serupa. Rasa cemas dan menyesal pasca operasi adalah hal yang umum terjadi, dan penting untuk memiliki dukungan serta pemahaman yang tepat selama masa pemulihan.
(wk/timw)