Mick Jagger Hampir Kehilangan Nyawa Akibat Overdosis di Tahun 70-an
Instagram/Mick Jagger/Instagram
Selebriti

Kisah mengejutkan Mick Jagger terungkap, ia nyaris meninggal karena overdosis heroin.

WowKeren - Vokalis legendaris The Rolling Stones, Mick Jagger, hampir kehilangan nyawanya akibat overdosis heroin pada akhir 1970-an. Kisah dramatis ini terungkap dalam buku terbaru karya Bob Spitz berjudul The Rolling Stones: The Biography. Dalam buku tersebut, mantan presiden Rolling Stones Records, Marshall Chess, menceritakan bagaimana ia berusaha menyelamatkan Jagger setelah sang musisi kolaps di apartemennya di New York pada tahun 1976.

Kejadian ini terjadi setelah tur Eropa The Rolling Stones, ketika Mick Jagger merasakan kebosanan dan menghubungi Chess. Dalam pertemuan tersebut, Jagger tiba dalam keadaan gelisah, diduga akibat mengonsumsi alkohol dan kemungkinan kokain sebelum malam yang berbahaya itu dimulai.

Setelah beberapa saat, Jagger dan Chess mulai menggunakan heroin bersama. Chess mengaku sempat mendatangi seorang pengedar untuk mendapatkan narkotika tersebut, dan mereka menggunakan sekitar satu gram heroin. Namun, tak lama setelah itu, Jagger tiba-tiba tak sadarkan diri, dengan bibirnya mulai membiru, yang membuat Chess panik.


Marshall Chess berusaha membangunkan Jagger dengan berbagai cara, termasuk menampar wajahnya berulang kali, namun usahanya tidak membuahkan hasil. Dalam keadaan putus asa, ia kemudian menghubungi ambulans dan meminta bantuan medis. Chess juga menghubungi Ahmet Ertegun, pimpinan Atlantic Records yang saat itu menjadi tuan rumah acara yang dihadiri Jagger.

Ahmet Ertegun segera datang ke lokasi bersama aktris Faye Dunaway. Saat tim medis belum tiba, Chess melakukan resusitasi mulut ke mulut untuk menyelamatkan Jagger. Beruntung, Jagger akhirnya kembali bernapas sebelum dilarikan ke rumah sakit Lenox Hill untuk perawatan lebih lanjut.

Kisah ini mengingatkan kita akan sisi kelam dari kehidupan seorang bintang rock, meskipun saat ini Mick Jagger tetap dikenal sebagai sosok yang energik dan penuh semangat, bahkan di usia 81 tahun. Pengalamannya yang hampir merenggut nyawa adalah pengingat akan bahaya dari penyalahgunaan narkoba dan pentingnya dukungan dari teman dan keluarga dalam masa-masa sulit.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait