Jimmy Kimmel kembali menyindir Donald Trump di hari ulang tahun ke-80 dengan kartu ucapan tiruan.
- Senin, 15 Juni 2026 - 13:02 WIB
WowKeren - Jimmy Kimmel kembali menunjukkan kritiknya yang tajam terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tepat pada hari ulang tahun ke-80 sang presiden yang jatuh pada Minggu, 14 Juni 2026. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kimmel membagikan gambar kartu ucapan yang meniru kartu ulang tahun yang diduga pernah dikirimkan Trump kepada mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Dalam keterangan unggahannya, Kimmel menuliskan, "Happy #80," sambil menandai akun resmi Trump. Kartu yang dimodifikasi tersebut menyertakan pesan sindiran, "Selamat ulang tahun yang ke-80 Donald! Seorang sahabat adalah hal yang luar biasa. Selamat ulang tahun dan semoga setiap hari menjadi rahasia indah lainnya." Kimmel tidak hanya mengganti nama penerima, tetapi juga mengubah siluet wanita telanjang di kartu asli dengan siluet yang mengejek bentuk tubuh Trump.
Entertainment Weekly melaporkan pada hari yang sama bahwa mereka telah mencoba menghubungi pihak Gedung Putih untuk mendapatkan tanggapan lebih lanjut mengenai unggahan satire tersebut, namun hingga saat ini belum ada respons yang diterima.
Kartu asli yang menginspirasi Kimmel diduga dikirimkan Trump kepada Epstein pada tahun 2003 saat Epstein merayakan ulang tahun ke-50. Kartu tersebut menjadi sorotan setelah The Wall Street Journal mengungkap keberadaannya pada Juli 2025, sebelum akhirnya dirilis secara resmi oleh perwakilan Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR pada September lalu. Dalam kartu asli tersebut, terdapat dialog antara karakter bernama Donald dan Jeffrey yang membahas kesamaan mereka dan menyebutkan sebuah teka-teki yang tidak pernah menua, diakhiri dengan tanda tangan Donald J. Trump dan harapan akan keindahan persahabatan.
Pihak Gedung Putih membantah keterlibatan Trump dalam pembuatan kartu tersebut. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan, "Seperti yang telah saya sampaikan sejak awal, sangat jelas bahwa Presiden Trump tidak menggambar gambar ini, dan dia tidak menandatanganinya," sambil menambahkan bahwa tim hukum Trump akan terus berupaya dalam proses peradilan.
Trump sebelumnya telah mengajukan gugatan hukum senilai US$10 miliar terhadap The Wall Street Journal dan dua reporter mereka pada Juli lalu, yang sempat ditolak oleh hakim federal pada April 2026. Namun, Trump kembali mendaftarkan gugatan tersebut pada bulan berikutnya dengan melibatkan perusahaan induk Dow Jones, Rupert Murdoch, serta CEO News Corp Robert Thomson ke dalam berkas tuntutan.
Sindiran terbaru dari Kimmel ini menambah daftar panjang kritik yang dilontarkannya terhadap Trump terkait dugaan hubungannya dengan Epstein semasa hidup. Kimmel dikenal sebagai salah satu kritikus vokal Trump, dan dengan unggahan ini, ia kembali menyoroti kontroversi yang melingkupi mantan presiden tersebut.
(wk/timw)