Rapper yang terkenal akan emosinya yang mudah meledak ini dinyatakan bebas dari dakwaan pemukulan, perampasan dan pengrusakan terkait kasus pemukulan fotografer TMZ tahun lalu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 Oktober 2009 - 10:13 WIB
WowKeren - Setelah dua bulan belakangan ini menjadi bulan yang berat bagi Kanye West, akhirnya ia mendapatkan sebuah berita bagus yang mencerahkan harinya. Seperti dilansir oleh MTV News, dalam persidangan kasus pemukulan paparazzi di Bandara Internasional Los Angeles, hakim telah memutuskan untuk membebaskan Kanye dari semua dakwaan.
Court commissioner Mark Zuckman, pengacara atau mantan hakim yang ditunjuk oleh hakim untuk mendampinginya, membebaskan Kanye dan manajer tur-nya Don Crowley dari dakwaan pemukulan, perampasan dan pengrusakan. Sebagai bagian syarat dari pembebasan tersebut, Kanye dan Don diperintahkan untuk melakukan 50 jam kerja sosial. Adapun pengacara Kanye, Blair Berk, mengatakan bahwa rapper itu akan melakukan kerja sosialnya di American Red Cross.
"Kanye memandang dakwaan tersebut dengan serius dan meresponnya dengan tindakan tepat yakni mengikuti bimbingan (mengelola kemarahan) untuk mengetahui mengapa hal tersebut bisa terjadi," ungkap Blair. Ia lalu menjelaskan bahwa rapper yang tidak hadir di persidangannya tersebut telah mengikuti 12 jam sesi konseling pengelolaan kemarahan.
September tahun lalu, Kanye ditangkap atas dugaan pengrusakan dan Don ditangkap atas dugaan pengrusakan serta pemukulan. Saat itu mereka berdua menghadapi para fotografer dari TMZ dan kemudian menghancurkan peralatan mereka. Atas tindakan mereka ini, pelantun lagu "Love Lockdown" ini terancam hukuman penjara maksimal dua tahun enam bulan sedangkan Don terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.
Dua bulan lalu Kanye menerima gelombang makian akibat ulahnya yang menginterupsi momen berharga penyanyi muda Taylor Swift di acara MTV Video Music Awards 2009. Setelah kejadian tersebut, rapper yang terkena dengan emosinya yang mudah meledak ini kemudian membatalkan tur bersama Lady GaGa. Tidak hanya itu, merk pakaian yang dirancangnya pun juga batal diluncurkan.
(wk/)