Gara-gara kontroversi seputar lip-sync ketika menggelar konser di Australia membuat pelantun single "Womanizer" ini merasa depresi sehingga ia enggan kembali ke negeri kanguru tersebut.
- Tim WowKeren
- Senin, 30 November 2009 - 11:33 WIB
WowKeren - Kontroversi seputar pertunjukan pertama dari rangkaian tur-nya di Australia ternyata cukup membuat geram Britney Spears. Seperti dilansir dari Adelaide Now, Britney dikabarkan berjanji tidak akan kembali ke negeri kanguru tersebut.
Pelantun single "Womanizer" ini disebut-sebut mengalami depresi akibat kontroversi seputar lip-sync yang dilakukannya dalam tur bertajuk "The Circus Starring: Britney Spears" tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan masih belum ada konfirmasi dari pihak Britney terkait rumor tersebut.
"The Circus Starring: Britney Spears" yang digelar di Australia sejak awal bulan ini akhirnya mencapai putaran terakhirnya di Australia tanggal 29 November lalu. Ia menggelar pertunjukan terakhirnya di Adelaide Entertainment Centre, Adelaide.
Pertunjukan pertama Britney di Burswood Dome, Perth, Australia, diwarnai aksi walk-out dari para penggemarnya. Beberapa penggemar yang keluar setelah tiga lagu tersebut merasa kecewa karena Britney bernyanyi lip-sync dan tidak berinteraksi dengan para penonton.
Sehubungan pemberitaan ini, pihak promotor Britney, Paul Dainty, membantah adanya kejadian walk-out tersebut. Ia lalu menambahkan kalau sudah bukan rahasia lagi jika beberapa bagian dalam konser Britney selalu dibawakan secara lip-sync.
Nama penyanyi berusia 27 tahun ini melejit lewat single "... Baby One More Time" di tahun 1999. Belakangan ia dikabarkan berencana untuk segera masuk dapur rekaman setelah Natal tahun ini untuk menggarap album barunya yang bakal rilis Juni 2010.
(wk/)